Ajang Oscar Jadi Arena Menyerang Presiden AS Trump

SUDAH diperdiksi sebelumnya, perhelatan The Oscars pagi ini diwarnai berbagai pernyataan politik mengenai pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Mulai aktor sampai desainer, menyatakan pendapatnya secara terbuka kepada dunia.

Seniman Italia Alessandro Bertolazzi yang menang Oscar mendedikasikan pialanya untuk semua imigran.  Sutradara asal Iran, Asghar Farhadi yang meraih Piala Oscar untuk filmnya The Salesman, mengatakan kalau dia tidak hadir dalam perhelatan The Oscars demi menghargai rakyat Iran yang sudah dilarang masuk Amerika Serikat.

”Saya mohon maaf tidak bisa bersama kalian malam ini. Ketidakhadiran saya demi menghormati rakyat di negara saya dan enam negara lain yang secara tidak hormat dilarang masuk berdasar undang-undang yang tidak manusiawi ke Amerika,” kata Farhadi dalam pernyataan yang dibacakan oleh astronot asal Iran Anousheh Ansari.  Ansari juga yang menerima piala itu di panggung The Oscars.

Pembukaan acara yang dipandu Jimmy Kimmel pun juga diwarnai dengan guyonan kepada Trump. Kimmel yang membuka perhelatan akbar itu memulai aksinya dengan monolog yang “menyerang” Trump.

Kata Kimmel, saat ini The Oscars sedang dilihat di 225 negara yang semuanya membenci Amerika Serikat. Tak hanya itu, dia juga menggoda Trump via media favorit Trump, Twitter. Kimmel menulis, “Hey @realDonaldTrump u up?” dan @realDonaldTrump #Merylsayshi. Hastag Meryl merujuk pada aktris Meryl Streep.  

Seperti diketahui, Trump langsung membalas Meryl Streep saat aktris lawas itu mengkritik terpilihnya Trump sebagai presiden saat perhelatan Golden Globes Awards Januari lalu. Trump via akun Twitternya menganggap Streep adalah aktris overrated.

(Reuters/Daily Mail/ABC/tia/pojoksulsel)



loading...

Feeds