Mengharukan! Ini Kata Ranieri Usai Dipecat Leicester

Claudio Ranieri

Claudio Ranieri

POJOKSULSEL.com, LEICESTER – From hero to zero. Begitulah pemeo klasik yang pantas menggambarkan nasib Claudio Ranieri di Leicester. Pelatih asal Italia itu menjadi arsitek tim yang membawa Leicester menjadi juara Premier League musim lalu.

Namun kurang dari 10 bulan setelah mencatat sejarah hebat bagi klub itu, Leicester pun dipecat.

Eks pelatih Inter Milan itu pun akhirnya mengeluarkan pernyataan pertamanya setelah dipecat. Ia menyebut impiannya untuk kembali melihat Leicester berjaya, telah lenyap.

“Kemarin, mimpi saya hilang sudah,” tulis pernyataan yang ia buat seperti dilansir Goal Internasional.

“Setelah euforia musim lalu dan menjadi juara Premier League, saya bermimpi untuk terus berada di Leicester City, klub yang saya cintai. Namun sayang, hal ini tak terjadi.”

“Saya ingin berterima kasih kepada istri saya, Rosanna dan semua anggota keluarga saya yang tak pernah berhenti mendukung saya saat berada di Leicester. Saya juga berterima kasih kepada Paolo dan Andrea yang menemani perjalanan indah saya. Untuk Steve Kutner dan Franco Granello yang membawa saya kesempatan untuk menjadi juara.”

“Terlebih, saya harus berterima kasih kepada Leicester City Football Club. Petualangan ini sangat luar biasa dan akan selalu berada di hidup saya. Terima kasih untuk para jurnalis dan media yang selalu bersama kami dan senang untuk meliput cerita terbaik dalam sejarah sepakbola.”

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berada di klub, para pemain, staf, setiap orang yang berperan dalam raihan kami. Namun, yang terbesar adalah para suporter. Anda mendukung saya dari hari pertama. Saya mencitai kalian. Tak ada yang bisa mengambil apa yang telah kita raih dan saya harap kalian akan terus menjaga hal itu dan senyum tiap hari seperti saya.”

“Itu adalah waktu-waktu yang sangat indah dan bahagia yang tak akan pernah saya lupakan. Sebuah kehormatan dapat menjadi juara bersama kalian semua.”

Ranieri dipecat 24 jam setelah kekalahan 2-1 Leicester City atas Sevilla di leg pertama Champions League 2016/17, Kamis (23/2) dini hari WIB. The Foxes kini tengah berjuang untuk tak terdegradasi di Premier League, karena jarak mereka dengan degradasi hanya satu angka.

(goal/fat/pojoksatu/pojoksulsel)



loading...

Feeds