Korupsi Alkes Pangkep. Kembalikan Kerugian Negara, Susanto Jadi Tahan Kota

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Susanto Cahyadi, tersangka kasus korupsi alat kesehatan (alkes) 2016 di Pangkep, dengan anggaran Rp 22,998 miliar melalui dana DAK di Dinas Kesehatan Pangkep, akhirnya bisa menghirup udara bebas.

Susanto ditangkap dalam kasus dugaan korupsi alat kesehatan di Dinas Kesehatan Pangkep yang dinilai merugikan negara sebesar Rp 6 miliar.

Dia disinyalir melakukan mark up anggaran sekitar Rp 200 ribu untuk setiap alat kesehatan yang di peruntukan untuk puskesmas di Pangkep tahun 2016.

Susanto sendiri ditahan pada 20 Februari 2017 usai diperiksa oleh Kejati Sulsel selama 8 jam, dan langsung dibawa ke Lapas Klas 1 Gunungsari sebagai tahanan Kejati Sulsel.

Kasus ini juga sempat menyeret sejumlah nama di Pangkep, seperti adik bupati Pangkep.

Kejati Sulsel juga sudah memanggil beberapa orang saksi dalam kasus ini, seperti Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, ketua panitia, ppk dan tim PHO.

Kepala Penerangan Kejati Sulsel Salahuddin, yang dikonfirmasi, mengatakan, jika peralihan status Susanto dari tahanan rutan, menjadi tahan kota dengan pertimbangan dari syarat subyektif dan objektif.

Di antara persyaratan itu, yakni jika Susanto telah mengembalikan kerugian negara, akan bersikap koperatif selama penyelidikan tidak akan menghilangkan barang bukti.

“Dia juga berjanji tidak akan melarikan diri,” jelas Salahuddin saat di hubungi.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds

1498518830392

Sadis, Suami Bunuh Istri di Makassar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Warga Jalan Karunrung Raya, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocin, Makassar, digemparkan dengan terungkapnya pembunuhan terhadap Riska Safitri (20) …