Hadirkan Keajaiban untuk Leicester, Ranieri Dipecat! Ini Ungkapan Pelatih AS Roma

Claudio Ranieri

Claudio Ranieri

PEMECATAN Claudio Ranieri sebagai manajer Leicester City ternyata mengundang simpati mendalam dari kalangan pelatih. Salah satunya juru racik AS Roma, Luciano Spalletti. Sebagai sesama pelatih asal Italia, dia merasa sedih dengan nasib yang dialami oleh Ranieri.

Selang 9 bulan usai mengantarkan Leicester menjuarai Premier League, Ranieri harus kehilangan jabatannya. Performa buruk pada musim ini menjadi alasan utama. Leicester sebagai juara bertahan Premier League nenang harus mengalami keterpurukan dengan berjuang untuk terhindar dari degradasi.

Performa apik di Liga Champions tak menolong nasib The Tinkerman – julukan Ranieri. Vonis pemecatan telah dijatuhkan dan dia harus melangkah meninggalkan King Power Stadium.

“Sepertinya tak ada apresiasi dari Leicester setelah manajemen memecat Ranieri. Padahal, dia adalah sosok yang berperan besar dalam membangun tim dan menghadirkan sebuah keajaiban besar berupa juara Premier League. Saya benar-benar terkejut dan sedih,” ungkap Spalletti seperti dilansir Soccerway.

“Keberhasilan memberikan gelar juara dan kemudian tim berada di jurang degradasi, pasti yang disorot adalah situasi terburuk. Ujung-ujungnya harus kehilangan jabatan. Itu hal biasa di sepak bola,” imbuhnya.

Spalletti lantas mengundang Ranieri untuk datang ke Roma dan memberikan petuah-petuahnya. Bukan untuk menggantikan posisinya sebagai pelatih AS Roma, melainkan untuk menularkan pengalamannya. Ranieri adalah pelatih yang lahir di Roma.

(epr/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds