Amankan Proses Rekapitulasi Suara Pilgub Sulbar, TNI-Polri Apel Siaga

Apel siaga TNI, Polri dan aparat Pemprov Sulbar untuk mengawal rekapitulasi suara Pilgub Sulbar. | POJOKSULSEL - HERMAN

Apel siaga TNI, Polri dan aparat Pemprov Sulbar untuk mengawal rekapitulasi suara Pilgub Sulbar. | POJOKSULSEL - HERMAN

POJOKSULSEL.com, MAMUJU – Polda Sulbar menggelar apel besar konsolidasi dan kesiapan pengamanan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Jumat (24/02/2017). Pengamanan itu merupakan tahap akhir dari keseluruhan rangkaian operasi mantap praja 2017. Polri, TNI, Pemda dan penyelenggaran KPU mengikuti apel itu dan total pasukan apel sekitar seribu orang.

Perwira Brimob Polda Sulbar, Kompol Ikhsan, menjadi komandan upacara. Hadir Kapolda Sulbar Brigjen. Pol. Nandang, Staf Ops BIN Sulbar Kolonel. Inf. Arman Dahlan, Kasrem 142/Tatag Letkol. Inf. Priono, Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah, Ketua Bawaslu Sulbar Busran Riandy Dandim 1418/Mamuju Letkol. Arh. Muh. Imran, Dandim 1402/Polmas Letkol. Kav. I Made Saputra, para perwira Polda Sulbar, Korem 142/Tatag, Kodim 1418/Mamuju, SKPD dan Muspida Sulbar.

Nandang sebagai inspektur upacara dalam arahannya mengatakan bahwa apel konsolidasi dan kesiapan pengamanan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar merupakan rangkaian terkhir dari keseluruhan rangkaian operasi mantap praja 2017.

“Proses pengamanan yang telah dan akan kita laksanakan secara terpadu antara TNI, Polri, Pemda, penyelanggara Pilkada dan seluruh masyarakat Sulbar pada khususnya. Secara umum Sitkamtibmas wilayah Sulbar sampai saat ini melaksanakan kegiatan apel konsolidasi dan kesiapan pengamanan rapat pleno masih kondusif,” katanya.

Diakui, pola pengamanan yang sudah dilaksanakan tidak seluruhnya sempurna. Dan ketidaksempurnaan tersebut akan menjadi perbaikan yang akan dilaksanakan pada kegiatan- kegiatan pengamanan berikutnya.

Berdasarkan hasil Anev selama berlangsungnya operasi mantap praja 2017, tidak ada kejadian-kejadian menonjol yang terjadi dan mengganggu kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kedewasaan dan kecerdasan masyarakat Sulbar tidak diragukan lagi dalam melaksanakan pesta demokrasi.

“Netralitas TNI/POLRI serta penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugas turut memberikan konstribusi positif sehingga operasi mantap praja 2017 berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” akunya.

Ia juga mengatakan, kegiatan pengamanan pemilukada melalui operasi mantap praja 2017 yang sudah kita laksanakan bukanlah akhir dari tugas kita selaku aparat pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada repat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara nanti, komisolioner KPU Sulbar akan mengumunkan hasil perolehan suara ketiga paslon. Dan apapun hasilnya, siapapun yang memperoleh hasil suara terbanyak harus dihargai dan dihormat,i karena itu adalah hasil demokrasi rakyat.

“Apabila ada yang tidak menerima dan tidak puas dengan keputusan KPU, dapat menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugutan ke Mahkamah Konstitusi,” kata Kapolda.

Ditambahkan, bahwa Kita berharap kebersamaan dan keterpaduan fungsi, peran dan tanggung jawab kita masing-masing dapat tetap terwujud dan terlaksana serta terpelihara pada kegiatan yang akan datang dan akan memberikan konstribusi positif bagi keamanan serta kesejahteraan masyarakat di Sulbar.

Pada apel gabungan ini seikitnya 3 sst perwira TNI/Polri, 2 SST Korem 142/Tatag, 2 SST Kodim 1418/Mamuju, 1 SSK Brimob, 2 SSK Sabhara Polda, 1 SSK Polres Mamuju, 1 SST Dishub mamuju, 1 SST Damkar Mamuju, 1 SST Satpol pp dan 1 SST Dinkes mamuju.

(herman/pojoksulsel)



loading...

Feeds

mudik, jalan rusak, jalur trans sulawesi rusak, trans sulawesi rusak, mudik jalan rusak, jalan rusak ke palopo, mudik 2017

Mudik yang Mengecewakan

SEMINGGU sebelum Lebaran, saya membayangkan jalur mudik trans Sulawesi mulus. Paling tidak tidak ada hambatan berarti. Saya membayangkan, jalur ini …