Sarappi: Semoga Lutra Bisa Wakili Sulsel di Lomba Sekolah Sehat

ASISTEN  Pemerintahan dan Kesra, Andi Sarappi, berharap ada sekolah di Luwu Utara yang bisa mewakili Sulsel di tingkat nasional dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) se-Provinsi Sulawesi Selatan. “Mudah-mudahan Luwu Utara, baik di tingkat PAUD, SD, SMP, kecamatan dan kabupaten ada salah satunya yang bisa mewakili Luwu Utara hingga ke tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Andi Sarappi di hadapan Tim Penilai LSS Sulsel di Masamba kemarin.

Sarappi menambahkan, untuk menjadi juara tidaklah sulit asalkan seluruh stakeholder terkait mampu bekerjasama. Apalagi, katanya, beberapa sekolah di Luwu Utara sudah menerapkan pola PHBS, Pola Hidup Bersih dan Sehat, yang didukung pelayanan UKS yang prima, sehingga mampu melahirkan pendidikan yang sehat di sekolah.

“Dengan bekerjasama dinas terkait, saya yakin kita bisa karena pola PHBS sudah kita terapkan, yang didukung UKS pelayanan lingkungan yang sehat,” terang Sarappi.

Meskipun demikian, Sarappi tetap realistis mengingat persaingan juga begitu ketat. “Kita sih maunya juara, meski itu berat. Namun, harapan akan selalu ada jika semua pihak bisa saling mendukung dan bekerjasama. Insya Allah, kami akan berusaha, dengan tetap melakukan beberapa perbaikan demi perbaikan ke depannya,” tandas Sarappi.

Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Sulawesi Selatan yang dilaksanakan kemarin ini dihadiri oleh Biro Kesra Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta Kanwil Kementerian Agama Sulsel yang dipimpin oleh Drs. H. Muhammad Anwar, Kasubag Bidang UKS Sulsel, Drs. H. Makmur, dan Bagian UKS Bina Biro Kesra.

“Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun karakter siswa dalam pola hidup sehat dan pemberdayaan lingkungan sehat intra sekolah,” ujar Ketua Tim Penilai, Anwar.

Tim penilai sendiri mengaku senang karena pihak Pemda Luwu Utara mampu menghadirkan beberapa inovasi di beberapa sekolah. Inovasi pertama yang dilihatnya adalah adanya tempat cuci tangan yang tertata dengan baik, rapi, dan bersih. Yang kedua, adanya spanduk bertuliskan slogan, cuci tangan pakai sabun (CTPS). Itu semua punya nilai tersendiri dari tim penilai.
“Terus terang, saya cukup senang setelah melihat beberapa sekolah. Ada inovasi-inovasi yang sebelumnya tidak kami jumpai, misalnya CTPS dan tempat cuci tangan yang tertata indah,” pungkas Anwar. (rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds

mudik, jalan rusak, jalur trans sulawesi rusak, trans sulawesi rusak, mudik jalan rusak, jalan rusak ke palopo, mudik 2017

Mudik yang Mengecewakan

SEMINGGU sebelum Lebaran, saya membayangkan jalur mudik trans Sulawesi mulus. Paling tidak tidak ada hambatan berarti. Saya membayangkan, jalur ini …
maros, zakat, zakat maros, pembagian zakat maros

1.901 Mustahid Terima Zakat di Maros

POJOKSULSEL.com MAROS – Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Maros menyalurkam santunan dan bantuan kepada ribuan mustahiq yang tersebar di 14 …