PILKADA TAKALAR: Bur-Nojeng Ajukan 7 Temuan ke MK

Suasana posko pemenangan Bur-Nojeng di Takalar yang ramai dipenuhi tim pemenangan dan simpatisan pasangan nomor urut 1 ini. POJOKSULSEL/ISLAMUDDIN DINI

Suasana posko pemenangan Bur-Nojeng di Takalar yang ramai dipenuhi tim pemenangan dan simpatisan pasangan nomor urut 1 ini. POJOKSULSEL/ISLAMUDDIN DINI

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kuasa Hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin – Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) akan segera membawa temuan kecurangan yang terjadi selama perhelatan Pilkada Takalar 15 Februari lalu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu diungkap saat jumpa pers siang tadi di rumah pelayanan karya kekaryaan, Partai Golkar, di Kompleks Topaz, Jalan Borlevard, Makassar, Rabu (22/2/2017).

 

Anwar Ilyas, kuasa hukum Bur-Nojeng merinci ada sebanyak 7 poin pelanggaran yang dicatat oleh tim relawan dan tim kuasa calon petahana tersebut, diantaranya:

“Modusnya dengan memaksakan NIK kedalam DPT sehingga bisa mendapatkan C6, tapi tim memiliki aplikasi yang canggih dan bisa di lacak dimana saja sebaran dari NIK palsu,” jelas Anwar.

Untuknya, Tim Kuasa Hukum Bur-Nojeng akan mengajukan pelaporan ke Makhamah Konstitusi terkait sejumlah pelanggaran tersebut.

“Selesai rekap kabupaten, tiga hari sejak ditetapkan. Insyaallah, besok tim akan ke Jakarta untuk menyetor pelaporan,” ungkapnya.

“Kami dari tim akan menuntut untuk dilakukan pemungutan suara ulang di sejumlah TPS yang terdeteksi terjadi pelanggaran tersebut,” tutupnya. (chaidir pratama/pojoksulsel)

Berikut 7 temuan yang ditemukan Tim Bur-Nojeng:

1. Memilih lebih dari dua kali
2. memilih bukan di tempat pemilihannya.
3. Menggunakan C6 yang bukan miliknya.
4. Pemilih di bawah umur
5. Bukan warga Takalar tapi memilih di Takalar, diduga warga dari makassar dan Gowa
6. Ada oknum KPPS yang merusak surat suara.
7. Ada ribuan pemilih siluman yang disisipkan di DPT dan tersebar di beberapa TPS.



loading...

Feeds