Kakak Beradik Residivis Curas Enrekang Ditembak Polisi

Kakak Beradik Residivis Curas Enrekang Ditembak Polisi

Kakak Beradik Residivis Curas Enrekang Ditembak Polisi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Setelah selamat dari amukan massa, kedua kakak beradik spesialis pembobol sekolah yang beroperasi lintas Kabupaten ini akhirnya lumpuh oleh timah panas.

Tim Resmob dan Intel Polres Enrekang terpaksa menembak kaki keduanya karena berusaha melarikan diri, Senin dini hari (30/1/2017).

Berdasarkan pengakuan para tersangka, bahwa sindikat mereka telah berulangkali melakukan pencurian di wilayah hukum Polres Enrekang. Bahkan sudah 8 sekolah (SMP dan SMA/SMK) telah menjadi lokasi pencurian.

Pihak kepolisian tak langsung percaya begitu saja dan terus melakukan pengambangan. Akhirnya diketahui bahwa sindikat ini telah puluhan kali beroperasi di beberapa Kabupaten, antara lain Bone(10 tkp), Pinrang(3 tkp) Sidrap(3 tkp), Wajo(3 tkp), Toraja (2 tkp) dan Pangkep (2 tkp).

Mendapati informasi tersebut, Polres Enrekang langsung melakukan koordinasi dengan Polres Bone dan Wajo. Tanpa membuang waktu kerjasama lintas Resort ini membuahkan hasil.
Seorang penadah hasil curian sindikat ini diamankan di wilayah Tanru Tedong, Kabupaten Sidrap. Bersama pelaku turut diamnkan beberapa barang bukti, antara lain seperangkat gitar listrik, komputer dan lcd proyektor.

Tak berhenti sampai di situ, tim Resmob Polres Wajo meringkus dua orang penadah di wilayah hukum Polres Wajo.

Untuk pengembangan lebih lanjut, kedua pelaku pencurian serta seorang penadah kini diamankan di Mapolres Enrekang. Sementara seorang penadah lain menjadi tanggung jawab Polres Wajo.

(ihsan azis/pojoksulsel)



loading...

Feeds