Korupsi Dana Aspirasi : Wakil Bupati Jeneponto Bersaksi di Sidang Bunsuhari Baso Tika

Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamin menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto, untuk terdakwa mantan Sekretaris Komisi III DPRD Jeneponto Bunsuhari Baso Tika, di Pengadilan Tipokor, Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (10/1/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamin menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto, untuk terdakwa mantan Sekretaris Komisi III DPRD Jeneponto Bunsuhari Baso Tika, di Pengadilan Tipokor, Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (10/1/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamin menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto, untuk terdakwa mantan Sekretaris Komisi III DPRD Jeneponto Bunsuhari Baso Tika, di Pengadilan Tipokor, Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (10/1/2017).

Mulyadi Mustamin diperiksa sebagai saksi dalam kapasitanya sebagai Ketua DPRD Jeneponto sekaligus anggota Banggar pada tahun 2013 lalu.

 

Mulyadi Mustamin mengatakan terjadinya keterlambatan pengesahan APBD Jeneponto tahun 2013, karena alotnya pembahasan sidang komisi yang pada saat itu dibahas oleh 3 komisi di DPRD Jeneponto.

Olehnya itu, pembahasan APBD di rapat komisi molor sampai 4 bulan. Yang seharusnya paling lambat pengesahannya di rapat paripurna pada bulan Desember 2012. Molor sampai April 2013.

Menurut keterangan Mulyadi Mustamin, molornya pembahasan program di sidang Komisi DPRD Jeneponto, karena banyaknya program kerja atau aspirasi yang dipaksakan untuk dibahas.

Lebih jauh Mulyadi Mustamin menjelaskan bahwa dia menolak hasil pembahasan program aspirasi oleh 3 komisi.

“Saya sudah sering sampaikan kepada anggota. Tapi jawabannya selalu mengatakan, jangan interfensi pembahasan komisi,” kata Multadi Mustamin di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (10/1/2017).

Sebagai bentuk penolakan itu, Mulyadi Mustamin tidak menandatangani berita acara persetujuan pembahasan aspirasi sidang komisi.

Tidak hanya itu, Mulyadi Mustamin yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua DPRD Jeneponto, tidak hadir dalam rapat paripurna penetapan APBD 2013.

Diketahui, Bunsuhari Baso Tika adalah salah satu terdakwa dugaan korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto tahun 2013. Sementara 3 terdakwa lainnya adalah eks ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) partai Demokrat kabupaten Jeneponto, Alamsyah Mahadi Kulle.

Kemudian anggota Komisi III DPRD Jeneponto Burhanuddin dan juga staf dinas PU kabupaten Jeneponto Adnan.

Berkas keempat terdakwa tersebut disusun secara terpisah. Sebab disinyalir memiliki peran berbeda dalam dugaan korupsi dana aspirasi tahun 2013, yang diindikasikan merugikan negara hingga Rp16 miliar

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

kesehatan, bahaya obesitas, bahaya kegemukan, penyakit obesitas, obesitas, penyebab obesitas, penyebab kegemukan

Ini 4 Tanda Tubuh Anda Kurang Serat

POJOKSULSEL.com – Memenuhi kebutuhan serat sehari-hari merupakan langkah awal untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima. Sebab, kurang serat merupakan …