Tak Punya Izin, Kok GMTD Membangun? Maccini Sombala Kebanjiran Kodong…

Walikota Makassar Danny Pomanto melihat proses kendaraan Berat dari Dinas PU makassar menjebol pondasi kanal untuk mengalirkan air dari lokasi banjir di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (9/1/2017). | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

Walikota Makassar Danny Pomanto melihat proses kendaraan Berat dari Dinas PU makassar menjebol pondasi kanal untuk mengalirkan air dari lokasi banjir di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (9/1/2017). | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Walikota Makassar Danny Pomanto yang turun langsung melihat kondisi banjir di Jalan Manunggal 2, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, RT 11, RW 6 bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan Dinas PU dan BNPB dan BPBD Makassar, Senin (9/1/2017).

Setelah melihat kondisi banjir, Danny Pomanto langsung menginstruksikan kepada Kadis DTRB Kota Makassar, Ahmad Kafrawi untuk membuat drainase sementara di kawasan pembangunan perumahan Resident Kominika Mandiri (RKM) dari pengembang GMTD.

 

“Sebagai solusi awal, teknisnya kita buatkan saluran air sementara untuk mengalirkan genangan air disekitar daerah banjir,” ujar Danny.

Diketahui, sebanyak 64 unit rumah dan 67 kepala keluarga (KK) dan 237 jiwa menjadi korban banjir yang diduga terjadi karena proses pembangunan perumahan di lahan serapan air yang dikuasai oleh pihak PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk, yang belum mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kota Makassar.

Kadis Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar, Ahmad Kafrawi membenarkan hal tersebut. Pihak pengembang memang belum mendapat izin dari pemerintah untuk melakukan aktivitas pembangunan. “Iya, mereka belum punya izin apa-apa, mereka hanya punya Izin Prinsip, dan itu bukan untuk akivitas membangun,” ujar Ahmad Kafrawi.

Untuknya, pada Selasa (10/1) besok, pihak GMTD telah dipanggil untuk bertemu walikota dan Dinas terkait serta SKPD untuk membahas terkait penyelesaian masalah yang terjadi. “Itu dia, kami agak kecolongan sebenarnya, kita jagai bagian depan, ternyata mereka membangun diam-diam. Tapi, kita sudah panggil mereka (GMTD), besok akan bertemu Pak Wali,” jelasnya.

Banjir di Kelurahan Maccini Sombala tersebut sendiri merupakan banjir terparah yang pernah terjadi di daerah tersebut. Dari penuturan beberapa warga, banjir tersebut sudah terjadi selama hampir dua minggu, sejak tanggal 24 Desember.

“Kalau sebelumnya tidak separah ini, paling beberapa jam surut, nah ini sudah dua minggu air masih sampai pinggang orang dewasa,” ujar salah seorang warga.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

kesehatan, bahaya obesitas, bahaya kegemukan, penyakit obesitas, obesitas, penyebab obesitas, penyebab kegemukan

Ini 4 Tanda Tubuh Anda Kurang Serat

POJOKSULSEL.com – Memenuhi kebutuhan serat sehari-hari merupakan langkah awal untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima. Sebab, kurang serat merupakan …