Dugaan Korupsi Proyek Gedung Gadis Enrekang, Ini Kata Pak Bupati

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, ENREKANG – Dugaan korupis proyek pembangunan gedung gabungan dinas (gadis) di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini sedang diselidiki pihak kepolisian. Namun, Bupati Enrekang H Muslimin Bando mentatakan, gedung tersebut akan segera difungsikan.

Muslimin Bando mengatakan, gedung tersebut dikerjakan sejak tahun 2015 lalu, dengan menelan anggaran sebesar Rp 11,8 miliar dari APBD.

“Insya Allah, Akan segera difungsikan,” ucap Muslimin Bando, Senin (9/1/2017).

Muslimin Bando menjelaskan, gedung gadis tersebut akan diisi oleh 6 instansi, yakni Dinas Perdagaan Koperasi UKM, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigras, Dinas Sosial, Dinas Kesbangpol dan Linmas Enrekang, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pemberdayaan Desa dan Masyarakat.

“Jadi, ada 6 dinas yang akan menempati kantor tersebut,” katanya.

Namun demikian, gedung yang sempat terbengkalai tersebut masih menuai kontroversi. Disamping kini dalam tahap proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Selain itu, denda keterlambatan sebesar Rp 1,6 miliar belum terbayar.

Pihak pengawas proyek gadis, Askari, tidak menampik hal itu. Dia mengaku, denda proyek belum dibayarkan karena menunggu pencairan dana dari kas daerah.

“Perusahaan yang mengerjakan siap membayar setelah sisa dana di Kasda sudah dicairkan,” ungkap Askari.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Andi Ulung Tiro mengatakan, pembayaran denda yang dilakukan oleh pihak kontraktor proyek memang belum dilakukan.

“Berkas pencairan dana oleh kotraktor terlambat dimasukkan, sehingga kami belum bisa cairkan dananya,” singkat dia.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Pep Guardiola

Derby Manchester, Guardiola Puji MU

MANAJER Manchester City, Pep Guardiola malah memuji Manchester United jelang keduanya bentrok pada Jumat (28/4/2017) dini hari WIB nanti. Menurutnya, …