Jambret Wanita di Jalan, Dua Remaja Diringkus Polisi

Pelaku jambret di Pinrang. | POJOKSULSEL - JUNAEDY

Pelaku jambret di Pinrang. | POJOKSULSEL - JUNAEDY

POJOKSULSEL.com,PINRANG – Ainun Mukkaramah menjadi korban aksi jambret, Sabtu (7/1/2017) malam sekira pukul 20.00 di perempatan Jalan Briptu Suherman-Jalan Abdullah, Kota Pinrang. Akibat kejadian itu, korban kehilangan smartphone yang berhasil dibawa kabur dua pelaku jambret yang berboncengan motor.

Informasi yang dihimpun, kronologis kejadiannya berawal saat korban yang dibonceng rekannya, Nurhidayah berhenti di perempatan jalan saat lampu merah menyala.

Saat berhenti itulah, tiba-tiba dua orang laki-laki tak dikenal yang juga berboncengan muncul dari arah belakang dan langsung merampas ponsel korban yang sedang dipegang. Kemudian pelaku kabur tancap gas mengarah ke arah Kota Pinrang.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melapor ke Polsek Urban Watang Sawitto Pinrang. Dari hasil interogasi terhadap korban yang menyebutkan ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang digunakan saat beraksi, kedua pelaku akhirnya berhasil diringkus Kanit Reskrim Polsek Urban Watang Sawitto Pinrang, Iptu Gatot Yani bersama jajarannya.

“Dari hasil interogasi kami kepada korban, diperoleh ciri ciri identitas pelaku yang menggunakan baju kaos warna biru muda dan abu-abu biru dengan menggunakan sepeda motor Scoppy warna kemerah-merahan dengan lampu belakang berkedip-kedip biru,” katanya.

Lanjut Gatot mengatakan, setelah mengetahui identitas pelaku, aparat kemudian melakukan pengejaran, dan akhirnya kedua pelaku dengan ciri-ciri yang sama berhasil diringkus di depan Stadion Bau Maseppe, Jalan Bulu Pakoro Kecamatan Paleteang.

“Kedua pelaku kami amankan ke Mapolsek untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Urban Watang Sawitto Pinrang, Iptu Gatot Yani kepada, Minggu (8/1/2017).

Gatot menjelaskan, kedua pelaku yang diamankan tersebut yakni Muhammad Idhul alias Midhun Bin Kaminang (16) dan Johan aliad Jo Bin Arsyad (22). Keduanya merupakan warga jalan Bulu Pakorro, Kelurahan Temmasarange Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang.

“Setelah kami interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Dari tangan pelaku juga kami temukan barang bukti milik korban atau pelapor. Keduanya dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” jelas mantan Kapolsek Paleteang Pinrang itu

(junaedy/pojoksulsel)



loading...

Feeds