Danny Pomanto Menangis Dengar Curhat Pengungsi Kampung Bugis Bali

Danny Pomanto mengunjungi pengungsi Kampung Bugis, di Pulau Serangan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. POJOKSULSEL/CHAIDIR PRATAMA

Danny Pomanto mengunjungi pengungsi Kampung Bugis, di Pulau Serangan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. POJOKSULSEL/CHAIDIR PRATAMA

POJOKSULSEL.com, DENPASAR – Pasca dieksekusinya 36 rumah warga Kampung Bugis, Pulau Serangan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, oleh pemerintah setempat 3 Januari lalu, para warga yang mayoritas keturunan Bugis tersebut harus rela bermalam di tenda-tenda pengungsian bantuan dari PMI Bali.

Walikota Makassar Danny Pomanto yang mengetahui hal tersebut langsung menyempatkan diri mengunjungi lokasi pengungsian tersebut.

 

Kedatangan Danny Pomanto yang didampingi Ketua KKSS Provinsi Bali, H Zaenal Tayeb,, beserta sejumlah staf humas Pemkot Makassar pun langsung disambut tokoh masyarakat dan beberapa warga.

“Kedatangan saya di sini untuk mendengarkan langsung seperti apa kejadian yang dialami warga kampung Bugis,” ujar Danny, Minggu (8/1/2017).

Beberapa warga pun dengan antusias menyampaikan perasaan serta pengalaman yang dialaminya saat bangunan rumah miliknya beserta 35 rumah warga lain.

Puncaknya saat salah seorang warga lokal Bali bernama Bambang meminta  izin untuk mengungkapkan curhatannya terkait keadaan para pengungsi utamanya pengungsi anak-anak.

“Kemarin, sebelum tidur, anak-anak warga di pengungsian saya ajak untuk melakukan permainan untuk mengetahui seperti apa trauma yang dialami oleh anak-anak tersebut,” tutur Bambang yang juga Sekretaris PMI Provinsi Bali.

Bambang mengaku tercengang dengan apa yang dia lihat ketika para anak korban penggusuran tersebut memainkan permainan yang menggambarkan kondisi saat mereka di gusur.

“Bapak tahu apa yang saya lihat? Anak-anak ini, entah bagaimana memerankan kejadian saat mereka di gusur. Mereka membagi diri ke dua kelompok, lalu satu kelompok meneriaki kelompok yang lain dengan kata-kata yang kasar, bahkan juga disertai aksi menendang,” tutur Bambang dengan mata berkaca-kaca.

Mendengarkan cerita dari pengalaman warga yang berada di pengungsian, Danny dengan tanpa sadar tampak menitikkan air mata.

“Saya paham yang bapak-bapak rasakan, saya akan berusaha menyampaikan hal ini. Begitu juga bantuan dari Makassar, akan saya koordinir,” ujarnya.

“Saya meminta warga tetap bersabar, bertawakal kepada Tuhan, sambil terus melakukan upaya hukum untuk menyelesaikan kasus tersebut,” tambahnya.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

kesehatan, bahaya obesitas, bahaya kegemukan, penyakit obesitas, obesitas, penyebab obesitas, penyebab kegemukan

Ini 4 Tanda Tubuh Anda Kurang Serat

POJOKSULSEL.com – Memenuhi kebutuhan serat sehari-hari merupakan langkah awal untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima. Sebab, kurang serat merupakan …