PILGUB SULBAR: Survei IPI, Elektabilitas SDK-Kalma dan ABM-Enny Ketat

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Barat (Sulbar) 2017 akal berlangsung ketat. Dari 3 pasangan kandidat yang bertarung, berdasarkan survei IPI, belum ada yang menembus angka 30 persen.

Persaingan paling ketat, berdasarkan survei IPI, antara pasangan Dr Suhardi Duka-Kalma Katta (SDK-Kalma) dengan Ali Baal Masdar-Enny Anggraeni Anwar (ABM-Enny). Namun, pasangan Saleim Mengga-Hasanuddin juga tidak boleh dipandang sebelah mata karena elektabilitasnya juga tak terpaut jauh dengan dua kandidat lainnya.

 

Data survei IPI dipaparkan dalam dialog publik yang diselenggarakan oleh KAMMI Sulselbar dengan tema “Menakar Peluang Menang SDK-Kalma,” di Pilgub Sulbar.

Dalam dialog Jumat kemarin menghadirkan pengamat politik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar Dr Arief Wicaksono, pengamat politik UVRI Saifuddin Al Mughny, dan Direktur Eksekutif PT IPI Suwadi Idris Amir, di FAN Cafe Mamuju, Sulbar.

Direktur IPI Suwadi menjelaskan bahwa pasangan SDK-Kalma, berdasarkan temuan lembaganya di Sulbar saat turun melakukan pemetaan di Desember 2016, pasangan SDK-Kalma unggul tipis perolehan elektabilitas dari pesaingnya ABM-Enny, dan Salim- Hasanuddin

Temuan IPI elektabilitas SDK-Kalma sebesar 29,4 persen, sedangkan ABM-Enny sebesar 28,0 persen, dan Salim-Hasanuddin sebesar 20,1 persen perolehan elektabilitasnya. Sedangkan yang belum menjawab/TT/rahasiakan pilihannya sebesar 22,5 Persen

Menurut Suwadi, pengumpulan data dari 11-21 Desember 2016, menggunakan metode sampling, multistage random sampling acak berjenjang.

Jumlah responden 800 tersebar di 6 kabupaten sesuai proporsi kebutuhan per kabupaten dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Tingkat kepercayaan survei IPI sebesar 95 Persen, dan Margin of Error 5 Persen.

Menurut Suwadi, SDK-Kalma unggul telak di Mateng, Mamuju, Majene, bersaing ketat dengan ABM-Enny di Matra dan Mamasa.

Suwadi mengatakan, tren SDK-Kalma dan Salim-Hasanuddin bergerak naik perlahan-lahan. Sedangkan ABM-Enny stagnan, namun dengan swing voters yang masih 22,5 persen, dan juga margin of ertor 5 persen membuat masih dinamis.

Suwadi mengatakan, Walau pasangan SDK-Kalma lebih bagus trennya dan kuat dukungan electoralnya.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

IYL-Cakka

IYL: Mari Ciptakan Politik Santun

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rapat Koordinasi (Rakor) jaringan pemuda dan mahasiswa untuk Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), sukses digelar di Hotel …
Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Setya Novanto

Ini Kata Setnov Soal Tahanan KPK

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto sudah dua hari menginap di rumah tahanan lembaga antirasuah …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …