Kadis Perindag Makassar: PINDAH! Kalau Tidak, Saya Tutup Gudangnya

Gudang gas yang berada di perumahan Jalan Daeng Tata, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (17/9/2016). | DOK. POJOKSULSEL

Gudang gas yang berada di perumahan Jalan Daeng Tata, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (17/9/2016). | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Makassar Andi Muhammad Yasir mengancam akan menindak tegas seluruh pengusaha yang masih mengoperasikan gudangnya di dalam area Kota Makassar. Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya melakukan operasi penertiban.

“Kepada pengusaha, tolong segera mempersiapkan diri untuk pindah ke kawasan peruntukan gudang, kalau tidak saya tutup,” tegas Andi Muhammad Yasir saat dihubungi via telepon, Rabu (3/1/2017).

Hal itu diungkapkan Kadis yang baru saja dilantik 9 Desember 2016 lalu, menyusul instruksi tegas Walikota Makassar Danny Pomanto yang menegaskan kepada seluruh jajarannya untuk menindak gudang yang masih beraktivitas di dalam kota. Aktivitas bongkar muat pergudangan diduga punya amdil besar pada makin parahnya kemacetan yang terjadi dibeberapa titik di dalam Kota Makassar.

“Tanggal 3 kemarin kita semua apel di balaikota, arahan pak wali kita semua diminta untuk melakukan konsolidasi internal, saya juga sudah sampaikan kepada staf saya. Jangan sekali-kali ‘bermain’ di luar, dan jangan sekali-kali bermain-main kepada saya, utamanya terkait pergudangan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ia juga mengatakan telah menginstruksikan kepada seluruh stafnya untuk menginventarisasi seluruh gudang yang masih beraktivitas tersebut.

“Sementara saya perintahkan semua staf saya untuk menginventarisasi, dalam waktu dekat ini akan tertutup semua gudang itu. Kalau memang tidak memenuhi peraturan yang ada, apa boleh buat, saya secara tegas mengatakan saya tutup,” jelasnya.

Karena itu, untuk mengatasi permasalahan gudang dalam kota itu dirinya akan berkoordinasi dengan sejumlah SKPD terkait untuk bersama melakukan penindakan

“Penindakan nantinya kita lakukan secara terpadu, tentu kita libatkan SKPD yang terkait seperti satpol PP, dinas perizinan, dispenda, dishub, pihak kepolisian kalau perlu. Memang bukan saatnya bekerja sendiri-sendiri, kita berjalan, bersinergi dengan seluruh SKPD,” tambah Andi Muhammad Yasir.

Terkait lamanya waktu untuk menindak seluruh gudang tersebut, dirinya enggan memberikan tenggat waktu. Ia secara tegas mengatakan bahwa akan menjalankan tugas yang telah diamanahkan sebaik mungkin.

“Prinsip saya, lebih cepat lebih baik. Saya disini bertugas menegakkan wibawa pemerintah kota,” tutupnya.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Anji Manji

Anji: Saya Bukan Menjual Sensasi

POJOKSULSEL.com – Penyanyi Anji telah mempersiapkan sejumlah karyanya yang akan dirilis pada tahun 2018 mendatang. Salah satunya, dikatakannya, yakni kolaborasi …