Diduga Salah Resep, Pasien RSUD Jeneponto Innalillah…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, JENEPONTO – Seorang ibu rumah tangga Nita Syam (22), warga Bungung Papara, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, meninggal dunia diduga malapraktek di RSUD Lanto Dg Pasewang, Jeneponto.

Menurut Ahmad Yakup suami korban menuturkan, istrinya baru 5 hari bersalin di puskesmas, tiba-tiba sesak napas. Ahmad sempat periksa kepuskesmas tapi salah seorang perawat sarankan untuk untuk dibawa Ke RSUD Lanto Daeng Pasewang,

“Istri saya baru lima hari sudah melahirkan, tapi setelah pulang dirumah tiba-tiba sesak nafaski, saya periksa ke puskesmas tapi karena darah tinggi sehingga perawat di puskesmas sarankan untuk di bawa ke RSUD Jeneponto. Jadi saya bawa langsung ke rumah sakit,” kata Ahmad melalui via telponnya, Senin (5/12/2016).

Lanjut Ahmad, sesampainya di RSUD Lanto Daeng Pasewang, korban diopname dan diberi suntikan sebanyak tiga kali, berselang beberapa menit keluar busa di hidung dan mulutnya, dan menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (3/12/2016).

“Setelah disuntik dan menghirup itu yang seperti oksigen keluar lendir dan tak lama keluar busa dihitung dan mulutnya, saya panik, jam lima sore meninggal dunia,” kata Ahmad

Ahmad juga menambahkan bahwa tidak ada dokter saat tiba di rumah sakit. Istrinya hanya ditangani perawat, diduga resep dari dokter diberi lewat telepon.

“Waktu sampai di rumah sakit tidak ada dokter, hanya perawat yang ada, mungkin resep dari dokter hanya lewat telepon,” kata
Ahmad dan keluarganya menduga malapraktek atau over dosis.

“Saya curiga malapraktek,” kata keluarga korban

Almarhumah dimakamkan di pekuburan Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Minggu (4/12/2016).

Keluarga korban pun akan membawa kasus tersebut ke aparat kepolisian untuk diusut tuntas.

(kaharuddin kasim/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Ini Syarat Calon Walikota PPP Parepare

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Ketua Bappilu Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP), Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Salam Latif, mengatakan sejauh …