Pak Polisi! Begal di Parepare Kian Sadis, Sasarannya Perempuan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Aksi begal di kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), kian marak dan sadis. Sebagian besar pelaku begal di Parepare beraksi malam hari dengan sasaran perempuan.

Berdasarkan informasi warga, baik dari media sosial maupun laporan langsung, pelaku kian sadis.

Salah seorang korban, Mira, warga Kelurahan Wattang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, mengaku trauma saat melintas di Jalan Jenderal Yusuf, Parepare.

Dia kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Kota Parepare.

Mira menuturkan, menjadi korban begal itu dialami pada saat dirinya pulang kerja sekitar pukul 19.30 Wita.

Ia dibuntuti oleh seorang pengendara motor Beat pelat DD 2668 AG.

“Saya dikejar, lalu kerah baju saya ditarik hingga saya terjatuh dan pingsan. Setelah itu saya tidak tahu lagi yang terjadi,” tuturnya, Rabu (30/11/2016).

Ayah korban, Ahmad (71), mengungkapkan, kejadian itu baru ia ketahui setelah salah seorang tetangganya datang kerumahnya menyampaikan anaknya dibegal.

“Saya dijemput tetangga (La Kandi) katanya anak saya kecelakaan sementara dirawat di Puskesmas Lumpue. Sampai sekarang anak saya trauma,” ungkapnya.

Aksi begal bukan kali pertama terjadi di Kota Parepare. Sebelumnya, beberapa aksi begal terjadi di tempat umum di Parepare. Bahkan dua polwan Polres Parepare, yakni Bripda Sulviani dan Bripda St Khadijah sempat menjadi korban begal. Beruntung pada saat itu ia berhasil selamat.

Tak hanya itu, Oktober 2016 lalu, Sukmawati Fuad juga dibegal di jalanan. Akibatnya, dia mengalami luka parah di bagian kepala. ‎

Kapolres Parepare AKBP Pria Budi mengaku siap menindak lanjuti dan memberikan pengamanan ekstra bagi warga khususnya di wilayah rawan terjadinya begal.

“Kita segera tindak lanjuti dan jika perlu disiapkan pos di area itu (TKP terjadinya begal),” katanya.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds