Wakapolri Syafruddin Bahas Konstalasi Politik Jelang Pilgub Sulbar

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin didampingi Kapolda Sulsel dan Kapolda Sulbar. POJOKSULSEL/MUH FADLY

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin didampingi Kapolda Sulsel dan Kapolda Sulbar. POJOKSULSEL/MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakapolri, Komjen Pol Syafruddin menyatakan jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Sulawesi Barat (Sulbar) pada 2017 mendatang, tentu akan berdampak pada kerasnya konstalasi keamanan masyarakat.

Meski demikian, personel jajaran Polda Sulbar telah melakukan antisipasi persuasif kepada masyarakat. Sehingga perkembangan politik di Sulbar sejauh ini sudah mebaik.

“Di Sulbar akan ada Pemilukada tentu keras keadaannya. Tapi bisa dikendalikan dengan baik. Kondisi politiknya baik,” kata Wakapolri Syafruddin saat berkunjung ke Mapolda Sulsel, Selasa (29/11/2016).

Syafruddin juga mengapresiasi upaya dan kerja keras jajaran Polda Sulbar dan Polda Sulsel, dalam menjaga situasi tetap kondusif. Ia pun mengatakan kondisi kamtibmas Polda Sulsel dan Polda Sulbar masih berjalan dengan baik.

Kedatangan Wakapolri Syafruddin untuk memberikan pengarahan kepada pejabat utama jajaran Polda Sulsel dan Polda Sulbar, terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2017 mendatang.

Agenda lain adalah persiapan pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolrestabes Makassar, dan seluruh Kapolres jajaran Polda Sulsel dan Polda Sulbar.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolri Syafruddin juga menyinggung terkait isu teroris Majalengka. Anggota kepolisian telah berhasil menangkap 13 jaringan teroris Majalengka.

Dan 13 hasil penyelidikan dan penyidikan teroris Majalengka belum ada indikasi jaringan ke Sulsel, maupun Sulbar.

“Kalau jaringan ke Sulsel belum ada laporan indikasi keterlibatan orang orang di Sulsel. Tapi kemungkinan bisa kemungkinan tidak,” tegas Syafrudin.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds