Jelang Pilgub Subar 2017, IPI: Kerja Politik SDK dan JSM Kian Baik

Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir

Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Barat (Sulbar) 2017 sudah menjelang. Semua kandidat bekerja efektif mengumpulkan dukungan. Terkait Pilgub Sulbar, PT Indek Politica Indonesia (IPI) pun mengeluarkan analisanya.

Analisis politik dari IPI Suwadi Idris Amir menilai, ada 2 kandidat yang sudah melakukan kerja politik secara baik jelang Pilgub Sulbar 2017. Suwardi Idris Amir menyebut nama Calon Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Jenderal Salim Mengga (JSM).

Menurut Suwadi Idris Amir, kerja- kerja politik pasangan nomor urut 1 dan 2 semakin bagus. Dalam pandangan Suwadi, kerja-kerja politik pasangan nomor urut 1, SDK-Kalma Katta (KK) terlihat sangat rapi dan sistematis. Nampak gerakan-gerakan tim SDK-KK sangat kreatif dan tepat sasaran. Baik itu dari segi pencitraan maupun gerakan mobilisasi

Sedangkan pasangan nomor urut 2, SJM yang mengandalkan mesin partai pengusung yaitu Golkar serta jaringan lama Salim S. Mengga, juga sudah terlihat hidup. Gerakan pencitraan dan gerakan mobilisasi pasangan JSM-Hamas tersebut semakin terlihat maju.

Menurut Suwadi Idris Amir, jika kondisi tersebut mereka pertahankan atau malah ditingkatkan, maka pergerakan dukungan masyarakat Sulbar akan terus meningkat.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 terlihat sangat percaya diri karena didukung gabungan partai politik yang besar, terlihat sangat mengandalkan mesin politik dan dukungan gubernur serta jaringannya.

Suwadi Idris Amir menilai, dari segi kerja-kerja politik kelihatan pasangan no urut 3 cendrung menggunakan kerja politik dengan strategi pola-pola lama.

Menurut Direktur Eksekutif PT IPI Suwadi Idris Amir, kerja politik SDK lebih cerdas dan kreatif. Bisa jadi, sosok SDK yang memang dikenal cerdas dengan SDM mumpuni, yang satu satunya cagub berpredikat doktor.

Begitupun Jendral Salim S. Mengga. Modal tokoh masyarakat dengan predikat tokoh religius dipadukan efektifitas mesin partai Golkar. Suwadi Idris Amir menilai, pasangan no urut 2 tersebut berpeluang sama besar bersaing dengan ABM merebut suara besar di Polman.

(mal/pojoksulsel)



loading...

Feeds