Takluk dari PSM Makassar, Pelatih Mitra Kukar Tak Kecewa

Suporter PSM Makassar membentangan spanduk 'Save Rohingya' sebagai bentuk kepedulian terhadap umat muslim di Myanmar, dalam laga PSM Makassar Vs Mitra Kukar di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Minggu (27/11/2016). POJOKSULSEL/ISLAMUDDIN DINI

Suporter PSM Makassar membentangan spanduk 'Save Rohingya' sebagai bentuk kepedulian terhadap umat muslim di Myanmar, dalam laga PSM Makassar Vs Mitra Kukar di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Minggu (27/11/2016). POJOKSULSEL/ISLAMUDDIN DINI

MITRA Kukar gagal mewujudkan target mendulang satu angka dalam lawatan ke kandang PSM Makassar, Minggu (27/11/2016). Tim asuhan Jafri Sastra tersebut dipaksa menelan kekalahan 1-2. Ironisnya, gol kemenangan PSM dicetak pada masa injury time lewat tendangan spektakuler Titus Bonai.

Bermain tandang, Abdul Gamal dkk sebenarnya memegang kendali pertandingan. Sempat tertinggal lewat gol Tibo pada menit ke-24, Mitra Kukar berhasil menyamakan kedudukan saat babak kedua baru berjalan tiga menit lewat lesatan gol Marlon da Silva.

Akan tetapi, aksi Tibo jelang laga berakhir membuat Naga Mekes – julukan Mitra Kukar, pulang dengan tangan hampa.

Usai laga, pelatih Jafri Sastra tak kecewa. Dia justru memuji para pemainnya. Dia mengatakan bahwa timnya sudah bekerja maksimal. Hanya, kehilangan fokus pada menit terakhir membuat misi mencuri angka gagal total.

“Saya pikir anak-anak bermain cukup bagus sepanjang pertandingan. Tapi harus diakui di menit terakhir kami lengah,” ujar Jafri seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Terlepas dari kelengahan pada menit akhir, secara keseluruhan, Jafri memuji penampilan timnya. Menurut dia, Naga Mekes berhasil menyulitkan tuan rumah hingga 90 menit pertandingan.

“Ini pelajaran untuk kami semua. Artinya di empat laga tersisa, Mitra Kukar tidak boleh tergelincir lagi,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan winger Mitra Kukar, Dinan Javier. Dia meminta maaf kepada suporter Naga Mekes karena gagal mempersembahkan poin.

“Saya dan rekan setim sudah bekerja ekstrakeras. Sayangnya kami kecolongan pada menit akhir,” ungkap mantan penggawa timnas U-19 itu memungkasi.

(don/er/k8/epr/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds