Musda Golkar Bone, AYP: Harus Ada Penyegaran, Akomodasi Kader Muda

Andi Yuslim Patawari | FEACEBOOK

Andi Yuslim Patawari | FEACEBOOK

POJOKSUSLEL.com, BONE – Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Bone mejelang. Meski tidak ada “kejutan” soal figur kandidat yang akan bertarung, tapi tetap saja menarik untuk jadi perbincangan. Pasalnya, Bone menjadi salah satu daerah lumbung suara Partai Golkar di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Musda Golkar Bone minim kejutan soal figur kandidat ketua. Karena sepertinya posisi Andi Fahsar Padjalangi, yang sekarang sebagai ketua DPD II Golkar Bone dan bupati Bone, diprediksi masih belum tergantikan dan melenggang mulus memimpin Golkar Bone untuk periode Selanjutnya.

Namun, sejumlah pihak menilai bahwa Golkar Bone tetap harus melakukan pembenahan. Termasuk dalam hal struktur dan penguatan kader dalam periode sebelemnya.

Mantan Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia Andi Yuslim Patawari, yang biasa disapa AYP, mengatakan DPD II Golkar Bone harus ada penyegaran.

“Tentu harus ada penyegaran,” kata Andi Yuslim Patawari, yang beberapa waktu lalu menjadi rival Andi Fahsar Padjalangi dalam Pilkada Bone saat maju sebagai wakil bupati Bone berpasangan dengan Andi Irsan Idris Galigo.

Penyegaran yang dimaksud Andi Yuslim Patawari adalah jika pada pengurusan saat ini memakai kader senior, kali ini harus dilakukan perubahan dengan memasang kader muda dalam struktur kepengurusan.

Bahkan, dalam diskusi dengan sejumlah jurnalis di Kota Watampone di salah satu warung kopi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (27/11/2016), mantan pengurus DPP Angkatan Muda Pembaharuan Golkar ini, menilai beberapa kader senior yang duduk di struktur DPD II Bone saat ini sudah tidak patut lagi.

“Potensi untuk membesarkan partai kan banyak. Ada potensi kader muda Golkar, ada orang-orang cerdas itu semua bisa diajak. kalau misalnya orde lama dipakai tidak meningkatkan kualitas dan kauntitas kader, ya dibuat perubahanlah, kan tantangannya beda,” ujar Andi Yuslim Patawari, yang pada suksesi Pilkada Bone akrab dengan tagline Kalloloe.

Andi Yuslim Patawari menegaskan, struktur kepengurusan yang ada di DPD II Golkar Bone harus mencerminkan semua potensi yang ada, regenerasi dan rekonsolidasi kepengurusan.

“Kalau mau solid lakukan strukturalisasi. Pengurus Golkar mengakomodasi kepentingan potensi-potensi pengurus di kepempinan Golka. Saat ini, DPP Partai Golkar melakukan langkah itu, dimana pengurus mayoritas diisi oleh kader muda,” kata AYP yang saat Rakorda Golkar di Bone ikut menjemput dan mendampingi Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto.

Terkait mengenai “peremajaan” pengurus Golkar Bone, Andi Yuslim Patawari mengatakan, potensi tidak hanya dilihat dari kader muda golkar saat ini, tapi bisa saja pemuda yang punya potensi yang kemudian diajak masuk Golkar.

“Potensi pemuda kan banyak, munkin diluar sana ada pemuda yang memiliki karakter, namun belum berpartai apa salahnya kalau dia diajak. Kalau dia berpengaruh dan berpotensi untuk membesarkan partai dengan jabatan yang diberikan, representatif, dan bisa diterima diberbagai kalangan dan orangnya komunikatif,” kata Andi Yuslim Patawari yang oleh beberapa pihak disebut-sebut akan kembali maju bertarung di Pilkada Bone 2018.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds