Jadi Pembicara di Stadium General KNPI Sinjai, Ini Pesan Andi Yuslim Patawari

Mantan Ketua DPP KNPI Andi Yuslim Patawari (AYP) menerima plakat saat menjadi salah satu pembicara di stadium general yang digelar KNPI Sinjai, Minggu (27/11/2016).

Mantan Ketua DPP KNPI Andi Yuslim Patawari (AYP) menerima plakat saat menjadi salah satu pembicara di stadium general yang digelar KNPI Sinjai, Minggu (27/11/2016).

POJOKSULSEL.com, SINJAI – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sinjai menggelar program kerja tahunan Stadium General Tema Rencana Strategis Pembangunan Kepemudaan Menuju Pemuda Mandiri Berkarakter. Hadir sebagai salah satu pembicara mantan Ketua DPP KNPI Andi Yuslim Patawari.

Stadium general KNPI Sinjai digelar di Wisma Hawai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (27/11/2016).

Acara tersebut diikuti pengurus organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Sinjai dan pelajar mahasiswa Sinjai. Acara Stadium General KNPI Sinjai dibuka Wakil Bupati Kabupaten Sinjai H Andi Fajar Yanuar.

Hadir di acara tersebut, di antaranya Ketua MPI KNPI Sinjai Irwan Suaib, Ketua KNPI Sinjai H Sofyan Sabirin Yahya, Ketua HIPMI Sinjai Faharudin S Bintang, dan Ketua GP Ansor Naim S Bintang.

Sebagai salah satu pembicara, Andi Yuslim Patawari, atau akrab disapa AYP, mengatakan bahwa tantangan pemuda di masa depan akan lebih berat sehingga sangat dibutuhkan kerja cerdas, cepat, serta berkarakter.

Andi Yuslim Patawari mengatakan, karakter menjadi bagian penting agar pemuda mampu memaksimalkan potensi dirinya. Paduan hard skill dengan soft skill juga sangat dibutuhkan menjawab tantantan masa depan.

Apalagi dengan terbuanya pasar bebas, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) membuat semua pihak harus berbenah. Utamanya pemuda saat ini yang akan menjadi penentu kebijakan dan pelaku dalan “perang” era keterbukaan.

Paduan pengusaan skill akan teknologi dan kemampuan teknis sebagai hard skill, kata Yuslim, harus dibarengi dengan kegigihan dan kekuatan moral atau soft skill.

“Modal kedua kemampuan itu (hard skill dan soft skill) harus dimiliki, jika tidak maka pemuda di masa depan akan tersingkir dari persaingan bebas,” kata Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politani Pangkep ini.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds

All England 2017, bulu tangkis, bulutangkis, pasangan owi butet, owi butet gagal di All England 2017, wakil indonesia di All England 2017

Owi/Butet Sukses “Ganyang” Malaysia

POJOKSULSEL.com, DUBAI – Pasangan Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir memastikan satu tiket semifinal Dubai World Superseries Finals 2017. Keberhasilan …