Ditegur Saat Mabuk, Adu Mulut. Pemuda Gowa Tewas di Ujung Badik

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, GOWA – Muhajir (30), warga Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas setelah ditikam badik, Senin (28/11/2016) dini hari.

Insiden penikaman Muhajir yang dilakukan Wahid Saifullah alias Tira (18), seorang buruh bangunan warga jalan Bontobaddo, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu, Gowa, berawal saat dii hari tadi Muhajir mabuk usai pesta minuman keras (miras).

Sekitar pukul 01.00 Wita, dimana pelaku dan rekannya yang dalam kondisi pengaruh minuman keras melintas di sekitar sekumpulan pemuda yang sementara nongkrong di pinggir jalan.

Akibat mabuk atau teler, arah kendaraan yang dikemudikan teman pelaku sempoyongan dan mengarah ke kumpulan pemuda tersebut.

Kumpulan pemuda yang nongkrong di pinggir jalan itu pun meneriaki pelaku yang mengemudikan motor tak jelas arahnya. Namun, teriakan itu tak diterima. Rekan korban yang mengemudikan motor kemudian menghentikan motor lalu menghampiri para pemuda yang nongkrong.

Adu mulut tak terhindarkan. Saat adu mulut, tiba-tiba pelaku mengeluarkan sebilah badik dan menghujamkannya tepat di dada sebelah kiri korban. Akibatnya korban Muhajir tergeletak bersimbah darah.

Setelah menikam, pelaku bersama rekannya melarikan diri dan dikejar oleh teman korban. Sekira pukul 01.50 Wita korban dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf guna mendapatkan bantuan medis. Namun, akibat luka tikaman yang menembus dada, sekira pukul 02.30 Wita korban meninggal dunia.

Unit Resmob Polres Gowa yang dipimpin oleh Kapolsek Somba Opu Kompol Prabowo, SE langsung turun ke TKP melakukan penangkapan kepada terduga pelaku bernama Wahid Saifullah alias Tira. Saat ini personel gabungan masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku penganiayaan lainnya.

(arjun/pojoksulsel)‎



loading...

Feeds