Aco Katanya Preman Jalan Hadji Kalla, Didatangi Warga, Eh… Kabur. Mallaki!

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Karir Aco sebagai preman kampung sepertinya harus dipertanyakan. Saat didatangi warga, Aco yang dituding kerap membuat onar di Jalan Hadji Kalla, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), malah lari tunggang langgang alias kabur.

Reputasi Aco sebagai preman Komplek Hadji Kalla hancur lebur. Malam tadi, Minggu (27/11/2016), warga yang sudah gerah dengan perilaku Acu yang kerap menganiaya saat mabuk, mendatangi rumah Aco.

Warga yang sudah marah tak terbendung. Namun, Aco, si preman kampung, malah tak ditemukan batang hidungnya. Aco memilih lari tunggang langgang menghindari warga.

Warga yang sudah terlanjur marah melakukan penyisiran di sekitar rumah Aco, namun tak juga ditemukan.

Guna menghindari amuk warga dan mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, anggota polisi dari Polsek Panakkukang menenangkan warga. Saat proses negosiasi polisi meminta warga bubar, kakak Aco datang dan membela adiknya.

Dia membantah jika Aco pelaku penganiayaan warga di Jalan Hadji Kalla. Ketegangan terjadi. Kakak Aco pun nyaris jadi korban amuk massa. Polisi pun meminta kakak Aco masuk ke dalam rumah.

Arham, warga setempat, mengatakan, Aco memang kerap meresahkan dan menganiaya warga sekitar. Terlebih saat Aco mabuk.

Baba, remaja korban penganiayaan Aco, mengatakan, kejadian pemukulan dirinya berawal saat melintas di depan pelaku. Tanpa alasan jelas, pelaku langsung saja memukulnya di bagian wajah.

Saat ini, polisi meminta kepada keluarga pelaku agar pelaku menyerahkan diri demi keamanan pelaku dari amuk warga. Warga berharap kepada pihak kepolisian agar secepatnya dapat menangkap pelaku.

(arjun/pojoksulsel)



loading...

Feeds