Ini Pesan Duka Barack Obama untuk Fidel Castro

Fidel Castro. Foto via thedailybeast.com

Fidel Castro. Foto via thedailybeast.com

POJOKSULSEL.com – Jika Donald Trump menyebut Fidel Castro sebagai diktator brutal, beda halnya dengan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, saat memberikan pesan duka untuk rakyat Kuba atas wafatnya tokoh besar mereka, Fidel Castro.

Dikutip  Associated Press, Obama menyatakan bahwa AS bersedia mengulurkan tanga persahabatan kepada rakyat di masa duka ini.

“Sejarah akan mencatat dan menilai dampak besar orang ini (Fidel Castro) kepada orang-orang dan dunia di sekelilingnya,” ujar Obama, Sabtu (26/11/2016).

Ia mengakui bahwa perselisihan dan perbedaan pendapat politik yang tajam menandai enam dekade hubungan AS dan Kuba. Namun, belakangan ini AS dan Kuba berusaha keras untuk melupakan masa lalu tersebut.

Obama melanjutkan, dalam beberapa hari mendatang di tengah masa duka, rakyat Kuba akan mengingat masa lalu sekaligus melihat ke masa depan.

“Rakyat Kuba harus tahu bahwa mereka memiliki teman dan mitra di Amerika Serikat,” tegasnya.

Pernyataan Obama ini terasa lebih simpatik ketimbang respons negatif atas kematian Fidel Castro yang dilontarkan presiden terpilih AS, Donald Trump.

Pengusaha kakap yang akan dilantik menjadi Presiden AS pada Februari 2017 itu malah merendahkan Fidel Castro dengan menyebutnya sebagai diktator.

“Hari ini, dunia menandai kepergian seorang diktator brutal yang menindas rakyat sendiri selama hampir enam dekade,” kata Trump dalam pernyataan resminya.

Trump berharap warga Kuba bisa bergerak maju menuju masa depan yang lebih bebas setelah Fidel wafat.

(RMOL)



loading...

Feeds