Senangnya.. Pengelola PAUD Dapat Dana Hibah dari Walikota Parepare

Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, menyerahkan bantuan dana hibah kepada puluhan pengelola PAUD Parepare, Sabtu (26/11/2016).

Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, menyerahkan bantuan dana hibah kepada puluhan pengelola PAUD Parepare, Sabtu (26/11/2016).

KOMITMEN Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam proses penyelenggaraan pendidikan mendapat apresiasi dari puluhan pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau pendidikan taman kanak-kanak (TK).

Sedikitnya 64 pengelola lembaga PAUD di kota kelahiran presiden RI ke-3 ‎BJ Habibie tersebut, mendapat dana hibah sebesar Rp1,7 miliar lebih dari Pemkot Parepare.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam proses penyelenggaraan PAUD. Kita peduli akan pendidikan demi generasi bangsa,” ujar Walikota Parepare Taufan Pawe, ditengah acara penyerahan dana, di kompleks Rumah Jabatan Walikota Parepare,‎ Sabtu (26/11/2016) sore.

Menurut Taufan Pawe, persoalan anak bangsa dan penyelenggaraan pendidikan sangat penting.

Disamping itu, pemerintah juga, kata Taufan Pawe, bergerak cepat dalam proses pembangunan untuk memakmurkan rakyat.

Taufan Pawe berharap seluruh pengelola PAUD di Parepare betul-betul mewakafkan diri demi anak-anak sebagai generasi bangsa.

“Jadi, jangan kita melihat nilainya tapi kita lihat asas manfaatnya‎. Mari kita jaga situasi, iklim proses penyelenggaraan pendidikan di Parepare.‎ Kita ingin anak kita pintar cerdas dan berakhlak mulia,” kata Taufan Pawe.

Taufan menyatakan, di tahun 2017 nanti nilai bantuan bagi pengelola PAUD akan ditambah dua kali lipat.

“Insya Allah, Tahun depan bantuan kita tambah sampai dua kali lipat. Pengelola PAUD kita harapkan  fokus karena apa yang ia lakukan adalah pekerjaan mulia,” ungkap Taufan Pawe.

Sementar itu, Kepala Bagian Keuangan Kota Parepare, Djamaluddin Ahmad, mengatakan, bantuan dana hibah untuk pengelola PAUD baru kali pertama dilakukan oleh Pemerintah Daerah sejak beberapa tahun terakhir.

“Komitmen pak wali seperti itu untuk mendukung penyelaggaraan PAUD. Baru kali ini diera pemerintah pak Wali,” katanya.

Dana Rp1,7 Milyar itu, kata dia, di bagi untuk setiap pengelola PAUD. Nilainya bervariatif dengan estimasi Rp600 ribu per peserta didik umur 4-6 tahun.

“Sudah melalui proses validasi oleh dinas Pendidikan. Dananya masuk melalui rekening masing-masing pengelola,” ungkapnya.

Pengelola TK Aisyah Parepare, Harna, mengaku sangat bersyukur atas bantuan dana tersebut.

Dia mengatakan, dengan adanya bantuan tersebut pihak pengelola panti asuhan yang ia bina selama ini dapat lebih termotivasi serta meningkatkan kualitas proses penyelenggaraan pendidikan.

“Kami sangat senang dengan adanya jaminan bantuan dari pemerintah kota ini. Mudahan-mudahan kita lebih termotivasi dan dapat memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak kami,” tandasnya.

(sps pemkot parepare/pojoksulsel)



loading...

Feeds