Mengeluh Sakit di Kemaluannya, Ternyata Bocah Ini “Digituin” Kakek 60 Tahun di Bone

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, BONE – Kakek Enjang (60) kini menjadi buronan polisi. Kakek Enjang melarikan diri setelah dilaporkan orangtua bocah AT atas dugaan kasus pelecehan seksual di Polsek Libureng. Namun, saat hendak ditangkap di rumahnya, Enjang sudah kabur.

Enjang merupakan warga Dusun I Tappale, Desa Tappale, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia tega melakukan perbuatan bejat terhadap bocah tetangganya sendiri.

Perbuatan Enjang, yang keseharianya bekerja sebagai petani, terbongkar setelah orangtua korban, melaporkan kejadian itu di Mapolsek Libureng, Sabtu (26/11/2016).

Berdasarkan Laporan Polisi (LP)/60/XI/2016/SPKT/RES BONE/SEK.LIBURENG, menyebutkan kejadian itu terjadi pada bulan Oktober 2016, dimana pada saat itu korban AT pergi bermain-main ke rumah pelaku Enjang yang merupakan tetangganya.

Setelah korban masuk ke rumah, pelaku kemudian mengajak dan membujuk korban untuk masuk kekamar dan membuka pakaian korban.

“Saya baru tahu anak saya setelah sering merasa sakit pada bagian vagina,” kata Su di Mapolsek Libureng saat melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Libureng AKP Makmur, yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian dan laporan tindakan pelecehan seksual atas bocah yang dilakukan oleh Enjang. Saat ini, kata dia, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah pelaku.

“Anggota sudah menyelidiki laporan itu. Tadi anggota ke sana (rumah Enjang) untuk menangkap pelaku, tapi sudah meninggalkan rumah. Rumahnya kosong karena memang pelaku hanya tinggal sendiri di rumah,” kata Makmur.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds