Ternyata, Buni Yani Jadi Tersangka Bukan karena Unggah Video, tapi…

Buni Yani

Buni Yani

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Buni Yani ditetapkan sebagai tersangka bukan lantaran mengunggah video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di laman Facebook-nya. Buni Yani menjadi tersangka lantaran menulis kata-kata bernada memprovokasi saat mengunggah video Ahok.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono. Menurut Awi, dari hasil uji laboratorium forensik, video asli rekaman tersebut berdurasi 1 jam 40 menit.

Sedangkan video hasil suntingan di akun Buni Yani yakni 30 detik. Namun, bukan hal tersebut yang menjadi masalah hingga Buni Yani ditetapkan menjadi tersangka.

“Perbuatannya bukan memposting video, tapi perbuatan pidananya adalah menuliskan 3 paragraf kalimat di akun FB-nya ini,” kata Awi dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11/2016) malam.

Menurut Awi siapa pun yang membaca kata-kata tersebut bisa terhasut dan membuat suatu kebencian yang bersifat SARA (suku, adat, ras, dan agama).

“Tiga paragraf inilah berdasarkan saksi ahli meyakinkan penyidik yang bersangkutan melanggar pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE,” tandas Awi.

Berikut ini kalimat yang dibuat Buni Yani di akun Facebook-nya yang dianggap menghasut

“PENISTAAN TERHADAP AGAMA?

Bapak Ibu (pemilih muslim).. Dibohongi Surat Almaidah 51 (masuk neraka) juga bapak ibu. Dibodohi.

Kelihatannya akan terjadi suatu yang kurang baik dengan video ini.”

(yud/pojoksatu/pojoksulsel)



loading...

Feeds