PILGUB SULBAR: Sekretaris PKS Bantah Ada Kader Mbalelo

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

POJOKSULSEL.com, MAMUJU –  Kehadiran salah satu anggota DPRD Polman asal Partai PKS, Hj Karni, di acara sosialisasi salah satu calon gubernur Sulbar dibantah langsung Sekertaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulbar, Hajrul Malik.

”Saya mau katakan dengan tegas, terkait dugaan adanya caleg Polman yang terkena kamera wartawan ikut sosialiasi paslon lain. Maka setelah diklarifikasi, kejadiannya tidak disengaja. Dan hanya sebentar lalu pergi, karena diundang kumpul makan siang oleh teman anggota dewan lainnya,” kata Hajrul Malik melalui WhatApp Messenger, Rabu Malam (23/11/2016).

Menurutnya, sikap PKS dalam menghadapi pilihan politik, termasuk di pilgub Sulbar, sudah jelas dan ada konsekuensi.

”Jika ada kader atau pengurus, apa lagi anggota dewan, yang tidak taat pada putusan partai maka pilihannya hanya 1. Meninggalkan PKS atau tetap berada pada sikap memilih pilihan PKS,” tegas Hajrul.

Partai itu, lanjutnya, harus sinergi dan harus satu komando. PKS sama sekali tidak mentolelir jika ada kader atau pengurus yang memiliki pilihan lain.

“Dan di Pilgub ini kami sudah memberhentikan atau mengganti pengurus yang secara sadar tanpa paksaan memilih pilihan yang lain. Yaitu Ketua DPC Sampaga dan Wakil Ketua DPD PKS Mamuju. Walau demikian, secara pribadi kani tetap berhubungan seperti biasanya,” ungkap Hajrul.

Oleh Karena itu, tandasnya, peringatan bagi semua kader terutama anggota dewan untuk totalitas mensosialisasikan dan mendukung pasangan yang telah mendapat rekomendasi partai. Yaitu pasangan nomor urut 1, SDK- Kalma.

“Dan meminta kepada kader PKS yang ada untuk menghindari kegiatan yang bisa menimbulkan fitnah politik tersebut,” kuncinya.

(herman mochtar/pojoksulsel)



loading...

Feeds