Australia dan Amerika Sebar Kabar Habib Rizieq Dianiaya Anggota Kostrad

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Foto: dokumen JPNN.Com

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Foto: dokumen JPNN.Com

POJOKSULSEL.com, BANDUNG – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap isu-isu provokatif yang beredar belakangan ini.

Salah satunya terkait beredarnya kabar kalau Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dianiaya oleh anggota Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad).

Kabar tersebut langsung dibantah oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Gatot Nurmantyo mengaku pertama mendapat kabar tersebut melalui aplikasi WhatsApp kemarin malam, Selasa (22/11/2016).

“Langsung intelijen saya suruh bekerja mencari,” kata Gatot kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam seminar Peningkatan Ketahanan Bangsa Untuk Menjaga Keutuhan NKRI, di Aula Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjajaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (23/11/2016).

Setelah ditelusuri terungkap bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoax belaka.

Namun yang lebih mengejutkan lagi, Gatot menyebut hoax tentang Habib Rizieq itu disebarkan oleh pihak asing.

“Ternyata hoax tersebut asalnya dari Australia dan Amerika,” sebut Gatot.

Lebih lanjut dikatakan Gatot, saat ini banyak pihak yang diduga tengah berusaha mengganggu kondusifitas keamanan di Indonesia untuk tujuan tertentu.

Pesan bohong nan provokatif mengenai Habib Rizieq tersebut menjadi buktinya. “Semakin nyata tangan-tangan luar (asing) ikut bermain.” tandasnya.

(rmol/dil/jpnn)



loading...

Feeds