Personel Densus Antiteror Ternyata Cuma 250 Orang

Ilustrasi pengejaran teroris

Ilustrasi pengejaran teroris

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Jumlah personel Detasemen Khusus (Densus) Antiteror Mabes Polri sampai saat ini sebanyak 250 orang. Jumlah ini dinilai masih belum memadai, apalagi untuk menekan ancaman teroris di seluruh penjuru Tanah Air.

Olehnya itu, Polri akan menambah jumlah personel Densus. Upaya itu sudah mendapat respon positif dari pemerintah.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan setuju dengan rencana yang dilakukan Polri. Penambahan personel Densus 88 sangat penting sebagai upaya preventif menjaga kestabilan keamanan negara.

“Saya sudah sampaikan ke Kapolri (Jenderal Badrodin Haiti) presiden setuju (penambahan personel Densus 88). Baik dari personel maupun dari peralatan. Selama itu untuk menunjang kinerja kami dukung” kata dia di Mabes Polri, Jumat (26/2/2016).

Ancaman teror, menurut dia, harus bisa dicegah sedini mungkin. Namun mengingat minimnya jumlah personel dari Densus 88 Antiteror, pemerintah pun mengambil kebijakan untuk menambah personel dan meningkatkan kualitas peralatan. Diketahui sejauh ini jumlah personel dari Densus 88 Antiteror hanya berkisar 250 orang.

“Itu nanti yang akan didorong, makanya dikomunikasikan,” tambahnya.

Dia juga meminta Polri memaksimalkan pengamanan dari tingkat daerah paling bawah seperti Babhinkamtibmas dan Polisi Desa. “Tujuannya selain menjaga keamanan dan juga meminimalisir ancaman teror yang pasti,” sambung dia.

(elf/JPG)



loading...

Feeds