Kronologis Polisi Mutilasi Anak di Kalbar. “Mereka Pasrah, Maafkan Papa Dik”

2 anak Brigadir Petrus Bakus, anggota Satintelkam Polres Malawi, Kalimantan Barat (Kalbar), yang dimutilasi dalam kamarnya. | IST

2 anak Brigadir Petrus Bakus, anggota Satintelkam Polres Malawi, Kalimantan Barat (Kalbar), yang dimutilasi dalam kamarnya. | IST

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Brigadir Petrus Bakus, anggota Satintelkam Polres Malawi, Kalimantan Barat (Kalbar) membunuh 2 anak kandungnya dengan sadis. Polisi ini memutilasi kedua anaknya hingga beberapa potongan.

Aksi kejam polisi yang memutilasi anaknya ini dilakukan di rumah dinasnya di Aspol Polres Melawi Gang Darul Falah, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kalbar.

2 anak kandung polisi yang menjadi korban mutilasi adalah Fabian (4) dan Amora (3). Dikumpulkan pojoksulsel.com dari berbagai sumber, sebelum membunuh dan memutilasi 2 anaknya, sebenarnya Brigadir Petrus Bakus sempat akan menitipkan kedua anaknya pada Kasat Intel Polres Melawi Brigadir Sukadi.

Tapi, karena sudah malam, Sukadi menyuruh Brigadir Petrus Bakus pulang ke rumahnya. Di rumahnya, Brigadir Petrus Bakus tidur beda kamar dengan istrinya bernama Widri. Beberapa menit kemudian, Brigadir Petrus Bakus mengetuk kamar istrinya.

BACA JUGA:

POJOK FOTO: Gilanya Polisi di Kalbar Ini, Bunuh dan Mutilasi 2 Anaknya. Sadis!

LELANG KEPSEK: Walikota Makassar Umumkan Hasil Tes Narkoba 29 Februari

Widri pun kaget bukan kepalang melihat Brigadir Petrus Bakus memegang parang berlumuran darah. “Mereka baik, mereka mengerti, mereka pasrah. Maafkan Papa ya, Dik,” kata Brigadir Petrus Bakus pada istrinya.

Widri pun memanggil Sukadi untuk meminta pertolongan. Saat  Sukadi mengamankan TKP, Brigadir Petrus Bakus sempat duduk di teras rumahnya.

Tak berapa lama, Kapolsek Manukung AKP Sofyan yang berada di sekitar lokasi pun tiba di lokasi. Dari interogasi di TKP, Brigadir Petrus Bakus mengakui perbuatannya.

(arnhy/pojoksulsel)



loading...

Feeds