KASUS BANSOS: Diperiksa Jaksa, Anwar Beddu Mengaku Lega Kasus Ini Dilanjutkan

Mantan Bendahara Pengeluaran Pemprov Sulsel Anwar Beddu usai diperiksa penyidik Kejati Sulsel, Kamis (25/2/2016). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Mantan Bendahara Pengeluaran Pemprov Sulsel Anwar Beddu usai diperiksa penyidik Kejati Sulsel, Kamis (25/2/2016). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Penyidik Kejati Sulsel memeriksa mantan Bendahara pengeluaran kas daerah Pemprov Sulsel Anwar Beddu dalam perkara dana bantuan sosial (bansos) tahun 2008, Kamis (24/2/2016).

Anwar Beddu datang ke Kejati Sulsel mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam. Ia diperiksa selama kurang lebih 4 jam dan dicecar 8 pertanyaan dari jaksa penyelidik.

Anwar mengatakan, jaksa penyidik menanyakan proses pencairan dana bansos senilai Rp8,8 miliar pada tahun 2008 lalu.

“Secara keseluruhan saya jelaskan ke jaksa terkait dana Rp8,8 miliar,” kata Anwar Beddu, Rabu (25/2/2016).

Anwar mengatakan, pihaknya menangani pencairan anggaran terhadap 202 lembaga fiktif yang total nilainya Rp8,8 miliar.

Anwar mengaku merasa lega dengan dilanjutkannya penyelidikan dana bansos tahun 2008. Ia berharap agar kasus dugaan korupsi bansos yang merugikan negara sebesar Rp8,8 miliar dapat dituntaskan.

Diketahui, Anwar Beddu menjadi salah satu terpidana dalam pencairan dana bansos tahun 2008. Ia ditetapkan jadi tersangka pada tahun 2011. Pada 6 September 2012, Pengadilan Tipikor Makassar menjatuhkan vonis 2 tahun penjara dan denda Rp500 juta terhadap Anwar Beddu.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds