Aliansi Masyarakat Lonrong Minta Nurdin Abdullah Copot Direktur PDAM Bantaeng

Aliansi Masyarakat Desa Lonrong melakukan Aksi Unjuk Rasa terhadap PDAM Kabupaten Bantaeng terkait permasalahan Air bersih yang sudah lima bulan tidak mereka nikmati. | POJOK SULSEL-ANDI AWAL

Aliansi Masyarakat Desa Lonrong melakukan Aksi Unjuk Rasa terhadap PDAM Kabupaten Bantaeng terkait permasalahan Air bersih yang sudah lima bulan tidak mereka nikmati. | POJOK SULSEL-ANDI AWAL

POJOKSULSEL.com, BANTAENG – Puluhan masyarakat yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Desa Lonrong Kabupaten Bantaeng, Kamis (25/2/16) melakukan aksi unjuk rasa di depan Patung A. Mannapiang Kota Bantaeng.

Unjuk rasa Aliansi Masyarakat Desa Lonrong tersebut terkait permasalahan air bersih PDAM di Desa Lonrong.

Koordinator Lapangan, Hatta yang bersama 30 warga Desa Lonrong membentangkan spanduk dan secara bergantian melakukan orasi yang pada intinya mengecam PDAM Bantaeng .

“Kami warga Desa Lonrong sudah lima bulan ini tidak bisa menikmati air bersih dari PDAM, padahal setiap bulan juga kami ini tetap membayar iuran,” teriak Hatta.

Warga meminta agar Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah segera mencopot Direktur PDAM Bantaeng, dimana hanya rajin memerintahkan anggotanya untuk melakukan penagihan di Desa Lonrong namun fasilitas air bersih tidak bisa dinikmati warga.

Warga Desa Lonrong juga meminta pembenahan jaringan perpipaan yang masuk ke Desa Lonrong dalam waktu 10×24 jam dan warga Desa Lonrong menyatakan tidak akan lagi membayar iuran penagihan jika dalam jangka waktu tersebut aliran air bersih belum mengalir dan dapat mereka nikmati.

Setelah Aliansi Masyarakat Desa Lonrong mengadakan unjuk rasa di depan Patung Andi Mannapiang, kemudian bergerak menuju kantor PDAM Bantaeng dan diterima langsung oleh Direktur PDAM Bantaeng,Andi Nurjaya.

Andi Nurjaya pun memberikan penjelasan di depan warga Desa Lonrong terkait permaslahan air bersih sebagaimana yang di keluhkan yakni penyaluran air bersih ke Desa Lonrong sementara bermasalah karena adanya kerusakan pipa dan penyumbatan di desa tersebut, namun saat ini pihaknya sementara melakukan perbaikan.

“PDAM Bantaeng masih melakukan jaringan pipanisasi, jadi tabe kita agar bersabar karena PDAM masih menunggu koneksi,” ujarnya menyakinkan masyarakat.

Terkait adanya denda yang telah dijatuhkan kepada masyarakat Desa Lonrong, Nurjaya berjanji akan segera mengembalikan denda pembayaran tersebut dan hanya akan memungut iuran beban per bulannya.

“Adapun denda yang telah di bayar oleh warga, PDAM akan segera mengembalikan, dan saya akan perintah kan seluruh personil PDAM untuk turun mengatasi permasalahan air di Desa Lonrong

(andi awal/pojok sulsel)



loading...

Feeds