Kejati Sulsel Didesak Usut Penyelewengan di Proyek Jembatan Tello Senilai Rp15 M

Proyek Jembatan Tello yang pengerjaannya tak kunjung selesai. | POJOKSULSEL - MUH ASRUL

Proyek Jembatan Tello yang pengerjaannya tak kunjung selesai. | POJOKSULSEL - MUH ASRUL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Dewan Rakyat Antikorupsi (DERAK) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mengusut dugaan terjadinya penyelewengan anggaran pada pembangunan Jembatan Tallo, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Apalagi hingga saat ini proyek senilai Rp15 miliar itu tak kunjung rampung. “Hasil investigasi kami ada yang salah dalam pengerjaan itu. Indikasi itu kami temukan apalagi kegiatan ini belum juga rampung. Kami melihat ada yang salah. Kejaksaan harus mengusut proyek ini,”tegas Zulkifli, Ketua DERAK Kota Makassar kepada pojoksulsel.com.

Sejak pengerjaan yang berlangsung tahun 2015 itu, kemacetan juga terus terjadi di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan.

Sebelumnya, Kepala BBPJN VI Makassar Rahman Djalil membenarkan pengerjaan itu sudah melewati kontrak kerja yang seharusnya rampung pada 31 Desember 2015 lalu. Akibat keterlambatan pengerjaan, pemerintah memberikan batas waktu untuk dirampungkan.

“Proyek ini memang telah habis masa kontraknya. Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan, dalam 90 hari waktu tambahan itulah kita kekenakan denda kepada kontraktornya sebagai sanksi keterlambatan waktu kontrak sebesar Rp14 juta per hari,”kata Rahman.

(muh asrul/pojoksulsel)



loading...

Feeds