Edan! Bocah 3 Tahun Divonis Seumur Hidup

pojoksulsel

pojoksulsel

POJOKSULSEL.com, KAIRO – Inilah salah satu kasus hukum yang tergolong edan di dunia. Hukuman tidak logis dijatuhkan Pengadilan Militer Mesir. Bagaimana tidak, Ahmed Mansour Qorany Sharara yang baru berusia tiga tahun divonis hukuman seumur hidup atas kasus pembunuhan. Sangat dimungkinkan, dia adalah korban salah orang.

”Aparat mengumpulkan hasil investigasi mereka sekitar 24 jam setelah insiden (pembunuhan) tersebut terjadi. Saat itu ada 116 nama terdakwa. Termasuk Ahmed,” ungkap pengacara Mahmoud Abu Kaf sebagaimana dilansir CNN kemarin (23/2/2016).

Padahal, ketika itu Ahmed masih berusia 16 bulan. Pembunuhan tersebut pun terjadi di sela kerusuhan antara kubu mantan Presiden Mohamed Morsi dan militer Mesir.

”Kami ingin menjelaskan kepada hakim bahwa investigasi yang dilakukan saat itu tidak sah,” tandas Kaf. Selain masih di bawah umur, saat pecah kerusuhan di Provinsi Fayyoum pada Januari 2014, Ahmed dan keluarganya sedang tidak berada di Mesir. Maka, Kaf tidak habis pikir aparat bisa mencantumkan nama balita tidak berdosa tersebut.

Selain Ahmed, ada 115 tersangka lain dalam insiden itu. Mereka dituduh membunuh tiga orang dalam aksi protes yang berakhir ricuh tersebut. Mereka juga dituduh menyabotase serta merusak properti milik perorangan. Di antara para tersangka, hanya Ahmed yang masih bocah. Sisanya, 115 tersangka lain yang akhirnya juga divonis bersalah, sudah dewasa.

BACA JUGA:

Beruntunglah Wanita Berbokong Besar. Selain Pintar, Juga Sangat Tahan…

6 Modus Kasus Indra Bekti dan Saipul Jamil

Pada awal 2014, aparat mendatangi rumah Ahmed untuk menangkapnya. Saat itu, untuk kali pertama, mereka melihat fakta bahwa si tersangka masih sangat belia. Maka, ketika itu mereka membawa sang ayah ke kantor polisi. Mansour Qorany Sharara pun langsung mendekam di tahanan. Dia harus menghuni sel selama empat bulan sebelum akhirnya dilepaskan.



loading...

Feeds