ARLI Tolak Pembatasan Ekspor Raw Material

pojoksulsel

pojoksulsel

POJOKSULSEL.com,MAKASSAR –Pengusaha Rumput Laut yang tergabung dalam Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) menolak tegas wacana pembatasan ekspor rumput laut dalam bentuk raw material (rumput laut kering).

Alasannya, serapan industri dalam negeri terhadap rumput laut masih sangat rendah, yakni hanya mencapai 87.429 ton kering atau 10 persen.

Sementara data Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat produksi rumput laut Indonesia pada tahun 2015 mencapai 10.335.000 ton basah atau jika dikonversi menjadi 1.033.500 ton kering.

Ketua ARLI Safari Azis mengatakan, rumput laut yang dihasilkan oleh petani masih sangat membutuhkan penyaluran pasar luar negeri.

“Saat ini kita baru memanfaatkan sekitar 30% lahan budidaya, jadi sangat tidak beralasan melakukan pembatasan apa lagi menutup pasar ekspor,” ujar Safari kepada pojoksulsel.com di Makassar, Rabu (24/2/2016).

Lebih Jauh Azis menuturkan, produksi rumput laut dalam negeri meningkat setiap tahunnya, persediaan masih banyak sedangkan serapan masih minim. Olehnya itu, ekspor harus dilakukan.

(dian megawati/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …