Ajukan Penangguhan, Bupati Barru Idris Syukur Tak Ditahan

Bupati Barru Andi Idris Syukur

Bupati Barru Andi Idris Syukur

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Bareskrim Mabes Polri didampingi pihak Kejaksaan Agung melimpahkan  berkas perkara tahap dua Bupati Barru Idris Syukur ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Rabu (24/2/2016).

Pelimpahan tahap dua tersebut sudah dilakukan secara administratif disertai pelimpahan barang bukti berupa 2 unit mobil yang disita Bareskrim Mabes Polri.

Perkara hukum yang menjerat bupati yang baru sepekan dilantik tersebut adalah kasus gratifikasi pembangunan pelabuhan Garongkong dan penyalahgunaan wewenang terkait eksplorasi izin pembukaan tambang di Kabupaten Barru.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel  Hidayatullah mengatakan, pelimpahan berkas tahap dua memang biasanya langsung dilakukan penahanan. Tapi menurutnya, pertimbangan lain sehingga belum dilakukan penahanan karena adanya surat permohonan penangguhan dari pengacara dan pihak keluarga.

“Ada alasan lain sehingga belum perlu untuk menahan karena ada jaminan dari keluarga dan pengacara dengan jaminan bupati barru tidak akan mempersulit proses hukum yang berjalan,” kata Hidayatullah, Rabu (24/2/2016).

Terpisah, pengacara Idris Syukur, Dandi Ramadandi mengatakan, bersamaan dengan pelimpahan berkas tahap dua Idris Syukur, pihak kuasa hukum dan istrinya langsung mengajukan penangguhan penahanan.

Dandi Ramadandi pun berjanji bahwa kliennya akan kooperatif terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds