Polres Parepare Sita 1,5 Ton Gula Rafinasi

Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Nugraha Pamungkas  | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Nugraha Pamungkas | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Satreskrim Polres Parepare menggebek sebuah gudang yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan gula rafinasi, Selasa (23/2/2016). Dalam penggerebekan itu, sedikitnya 1,5 ton gula yang diduga ilegal disita polisi.

‎Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Nugraha Pamungkas mengatakan, penggerebekan ini berdasarkan informasi masyarakat yang resah dengan peredaran gula rafinasi di Parepare.

“Informasi dari warga terkait adanya jenis gula diduga ilegal masuk ke wilayah hukum kami. Kami tindak lanjuti dan mengamankan pemiliknya serta barang bukti,” kata Nugraha Pamungkas.

Sehari sebelumnya, kata dia, Satreskrim Parepare juga mengamankan 20 ton gula rafinasi di dua tempat berbeda di Parepare.

Peredaran gula untuk kebutuhan industri itupun telah menyebar di sejumlah pertokoan dan dijual bebas.

Sehingga pihaknya siap membantu Disperindag untuk menertibkan toko nakal penjual gula rafinasi‎ tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parepare Amir Sabbi mengancam akan menutup paksa toko yang nekat menjual gula rafinasi.

Dia menjelaskan, pemerintah telah menunjuk 11 distributor resmi gula rafinasi untuk disalurkan hanya pada kalangan industri.

Sehingga jika ada toko yang menjual bebas gula khusus industri itu dipastikan merupakan perbuatan ilegal.

“Kami ingatkan pemilik toko, jika masih membandel maka izin usahanya kami dicabut,” tegas dia.

Dia mengakatan, Disperindag telah bekerja sama dengan Polres Parepare dalam menertibkan penjualan gula tersebut. Razia bakal intens digalakkan ke sejumlah tempat.

“Yang seperti itu akan kita tertibkan untuk menjaga harga gula tetap stabil. Apalagi, gula rafinasi kadar gulanya lebih tinggi sehingga tidak cocok untuk rumah tangga,” ungkap Amir Sabbi.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds