Pertumbuhan Ekonomi Sulsel di 2015 Turun 0,39 Persen, Ini Faktornya

Deputi Kepala BI Sulsel  Causa Iman Karana. | POJOKSULSEL - ANDINI RISTYANINGRUM

Deputi Kepala BI Sulsel Causa Iman Karana. | POJOKSULSEL - ANDINI RISTYANINGRUM

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Bank Indonesia Sulawesi Selatan mencatat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan di tahun 2015 lalu sebesar 7,15 persen. Pertumbuhan ekonomi tersebut dinilai baik sebab mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,79 persen.

Deputi Kepala BI Sulsel Causa Iman Karana mengatakan pertumbuhan ekonomi Sulsel menurun di banding tahun sebelumnya yaitu 7,54 persen.

“Hal itu karena dipengaruhi oleh kondisi eksternal yang belum sepenuhnya membaik,” kata Causa di kantor BI Sulsel, Selasa (23/2/2016).

Kondisi eksternal kata Causa, salah satunya pelemahan ekonomi yang terjadi di negara-negara mitra dagang Sulsel dan cenderung menurunnya kinerja ekspor Sulsel. “Untuk kinerja ekspor itu karena terjadinya penurunan harga pada komoditas andalan Sulsel yaitu nikel di pasar internasional,” ungkap Causa.

Causa juga menyebutkan musim kemarau berkepanjangan tahun 2015 lalu berdampak pada mundurnya musim tanam. Hal tersebut tentu berpengaruh besar pada masa panen, utamanya di triwulan akhir pada 2015 lalu.

“Hal itulah yang mempengaruhi kinerja perekonomian Sulsel di 2015,” jelas Causa. Beruntungnya lanjut Causa, perlambatan ekonomi Sulsel tidak turun signifikan, sebab realisasi penyerapan anggaran belanja pemerintah provinisi relatif tinggi baik dari APBD maupun APBN.

(andini ristyaningrum/pojoksulsel)



loading...

Feeds