Kubu Romahurmuziy Yakin Berjaya di Pilkada Takalar, Konflik Tak Berpengaruh

Pilkada Takalar

Pilkada Takalar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Konflik dualisme kepengurusan di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) antara kubu Romahurmuziy dengan Djan Faridz semakin meruncing setelah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang menerbitkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan kepengurusan PPP Muktamar Bandung.

Konflik tersebut diprediksi akan kembali berdampak pada ketidaksolidan PPP di Pilkada Takalar 2017.

Sekretaris PPP Sulsel kubu Romahurmuziy, M Aras mengatakan dirinya yakin konflik yang saat ini terjadi di internal PPP tidak akan mengganggu persiapan partainya menghadapi Pilkada Takalar. Alasannya, dengan adanya SK Kemenkumham yang menghidupkan kembali kepengurusan PPP Muktamar Bandung bisa menjadi pegangan menghadapi Pilkada.

“Di Undang-Undang Pilkada dijelaskan KPU hanya akan menerima kepengurusan yang diakui oleh pemerintah melalui SK Kemenkumham sebagai legal standing,” ujarnya kepada pojoksulsel.com.

Adanya SK perpanjangan dari Kemenkumham tersebut, membuat kondisi saat ini berbeda saat Pilkada 2015 lalu yang di mana usungan PPP harus mendapatkan rekomendasi dari dua kubu.

Aras menambahkan diharapkan dengan adanya keputusan SK Kemenkumham, pelaksanaan Muktamar islah bisa segera dilaksanakan agar konflik bisa berakhir. “Tanggal 24 nanti akan ada Muskernas di Hotel Mercure Ancol. Nanti di situ dibahas jadwal pelaksanaan Muktamar Islah,” ujarnya.

(ihwan fajar/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …