Kisah Brondong Pemuas Tante Kaya: Dulu Cupu, Sekarang Ganteng Parah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Fenomena tante-tante kesepian yang memelihara brondong (lelaku muda) semakin marak di ibu kota. Meraka seperti berkolaborasi. Si tante dapat kepuasan, sedangkan brondong mendapat harta.

Wajah ganteng. Rahangnya kukuh, persegi, dengan cambang agak lebat yang tertata rapi. Tubuhnya semampai atletis.

Pakaiannya perlente, berlambang brand dengan kisaran harga Rp 5 juta per potong. Dia tampil cukup berkelas.

Itulah Iyas (nama samaran), seorang brondong asal Sumatera Utara. Pria 19 tahun itu kini menikmati hidup.

Brondong pemuas tante-tante kesepian, berhak mendapatkan uang jajan. Tentu dari para tante. Bisa dibayar per bulan. Tapi ada juga yang per malam. Besar kecilnya uang jajan juga berbeda-beda. Kalau tantenya royal, ya tinggal tunggu curahan duit berlimpah plus barang-barang.

Namun, ada juga tante yang memberikan duit agak minim. Seorang brondong, Iyas, 19, enggan merinci semua biaya hidupnya yang menjadi tanggung jawab tante. Yang pasti, bisa mencapai belasan juta per bulan!

Setiap temani tante belanja, ia pun mengantongi paper bag dengan merek terkenal. Bukan barang-barang yang bisa dibeli di pasar tentunya.

Makan apalagi. Bukan nasi ayam belakang kampus. Apalagi bubur ayam. Tentu makanan mewah. Pokoknya western food.

“Saya makan lemon butter chicken steak with hollandaise sauce,” ujarnya lantas sambil tertawa.

Dia juga berubah penampilan tentunya. Berkat tante. Dulunya dia cupu. Sekarang, teman-temannya di SMA di Cianjur, Jawa Barat berdecak kagum padanya.

“Teman-teman sekolah saya kaget. Kata mereka, saya ganteng parah,” ujarnya.

(kar/nar/flo/jpnn)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …