Kapolres Bone: Tak Ada Pesta Adat Sabung Ayam

Tersangka judi sabung ayam ditangkap personel Polres Bone di Desa Pallawa, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, perbatasan Kabupaten Bone-Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (22/2/2016) malam, saat tiba di Polres Bone dini hari tadi, Selasa (23/2/2016). | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

Tersangka judi sabung ayam ditangkap personel Polres Bone di Desa Pallawa, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, perbatasan Kabupaten Bone-Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (22/2/2016) malam, saat tiba di Polres Bone dini hari tadi, Selasa (23/2/2016). | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

POJOKSULSEL.com, BONE – Kapolres Bone AKBP Yuliar Kus Nugroho membantah jika sabung ayam di Desa Pallawa, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan acara adat. Yuliar Kus Nugroho memastikan belasan orang yang ditangkap, Senin (22/2/2016) malam, merupakan tersangka judi sabung ayam.

Penjelasan Kapolres Yuliar Kus Nugroho merupakan jawaban atas pengakuan tersangka yang mengaku jika sabung ayam yang dilakukan di desa perbatasan Kabupaten Bone-Kabupaten Soppeng itu adalah pesta adat.

“Dimana-mana pesta adat sabung ayam tidak ada. Sama juga ditempat lain sabung ayam itu tidak ada namaanya pesta adat,” kata Yuliar Kus Nugroho, Selasa (23/2/2016).

BACA JUGA:

POJOK VIDEO: Inilah Uang Palsu yang Beredar di Bone. Lihat Bedanya!

Kasihan… Kakek Miskin Umur 102 Tahun di Toraja Utara Tak Dapat Raskin

Mantan Kapolres Tana Toraja itu juga mengungkapkan barang bukti yang diamankan berupa 37 unit  motor, mobil 5 unit, uang tunai 5 juta, ayam 8 ekor, dan tersangka 14 orang. Dia mengatakan, kasus judi sabung ayam yang ditonton ratusan orang itu masih sementara didalami.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds