Sukardi Juga Makan Pallu Basa, tapi Tak Kejang-kejang

Megawati tampak shock setelah dua hari berturut-turut kehilangan dua putranya akibat kasus keracunan. POJOKSULSEL/MUH FADLY

Megawati tampak shock setelah dua hari berturut-turut kehilangan dua putranya akibat kasus keracunan. POJOKSULSEL/MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kepolisian Sektor (Polsek) Rappocini Makassar telah memeriksa satu saksi yaitu Sukardi alias Kardi, dalam dugaan keracunan satu keluarga di Jalan Pelita Raya Blok A Nomor 2, Makassar.

Kaposek Rappocini Kompol Muari mengatakan, Sukardi adalah teman korban Heriyanto yang diajaknya makan pallu basa di RM  Samalona Jalan Irian Makassar bersama keluarganya.

“Dia orang terakhir yang bersama korban sebelum keracunan. Mereka berlima makan di pallubasa Samalona pada Sabtu malam,” kata Muari, Senin (22/2/2016).

Terpisah, Kardi membenarkan telah diperiksa di Polsek Rappocini pada Minggu malam (21/2/2016). Kardi menceritakan, awalnya dia singgah di rumah Heriyanto pada Sabtu malam (20/2/2016) untuk salat Isya.

Selanjunya, dia diajak oleh Heriyanto sekeluarga untuk makan pallubasa Samalona di Jalan Irian. Sepulang dari makan pallubasa, mereka singgah membeli pisang kipas nugget di Jalan Sungai Saddang Makassar.

“Memang singgah beli pisang kipas nugget di Jalan Sungai Saddang satu kantong saat pulang,” kata Kardi.

Kardi mengaku mengetahui kalau Heriyanto sekeluarga keracunan dari pihak kepolisian yang menghubunginya pada Minggu sore kemarin. Kardi saat itu tengah berada di Bantimurung Kabupaten Maros bersama teman tema klub Motor Kawasaki.

Kardi mengaku berkawan dengan Heriyanto sejak masih bujang. Dan rumah yang dikontrak korban di Jalan Pelita tersebut adalah milik keluarga Kardi.

Sementara, Sarifah yang merupakan sepupu istri Heriyanto menuturkan, yang memakan pisang  kipas nugget yang belinya di Jalan Sungai Saddang hanya dimakan oleh Megawati Nurdin dan anaknya Muhammad Abi Sarwan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds