Siap-siappp… Buang Kartu ATM Anda

Ilustrasi

Ilustrasi

PULUHAN bank di Amerika Serikat (AS) mengganti maupun meng-upgrade mesin ATM. Semua itu dilakukan untuk menyesuaikan teknologi terbaru perbankan. Yakni, cardless atau tanpa kartu. Pemilik rekening bisa mengambil uang di ATM cukup dengan men-scanning kode tertentu di telepon pintar miliknya. Teknologi terbaru tersebut diklaim lebih mudah, cepat, dan aman.

’’Saya rasa menggunakan smartphone mengurangi banyak kerentanan (kalau dibandingkan dengan menggunakan kartu, Red),’’ ujar petinggi FIS Global Doug Brown. Itulah salah satu provider utama software dan teknologi untuk ATM.

Dia menjelaskan, sistem cardless yang diusung FIS telah digunakan lebih dari 2 ribu ATM yang dioperasikan 28 bank di AS. Jumlah tersebut masih bertambah lagi. Sebab, banyak yang mulai mengganti ATM-nya dengan teknologi itu. Bukan hanya di AS, melainkan juga di negara-negara lain. Dalam kurun 18 bulan mendatang, ada 80 ribu mesin ATM cardless yang menerapkan teknologi FIS Global tersebut di wilayah Amerika Utara.

Salah satu keuntungan dengan menggunakan scanning smartphone itu adalah menghindari skimming. Yaitu, pengambilan data-data pada kartu ATM saat dimasukkan ke mesin. Hal tersebut belakangan marak dilakukan para penjahat untuk mengambil uang milik nasabah.

Pada 2015 saja, kejahatan dengan skimming itu secara global telah membuat kerugian mencapai USD 2 miliar (Rp 26,9 triliun). Dengan memakai smartphone, pengguna hanya perlu 10 detik untuk masuk ke aplikasi di ATM. Dengan kartu, biasanya dibutuhkan waktu 30–40 detik.

(AFP/sha/c14/ami/pojoksulsel)



loading...

Feeds