Pangdam VII Wirabuana Mayjen Agus Luncurkan Buku Deradikalisasi di Unhas

Pangdam VII Wirabuana Mayjend TNI Agus Surya Bakti meluncurkan dua buka deradikalisasi di Unhas, Senin (22/2/2016). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Pangdam VII Wirabuana Mayjend TNI Agus Surya Bakti meluncurkan dua buka deradikalisasi di Unhas, Senin (22/2/2016). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSELcom, MAKASSAR – Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti meluncurkan dua buku sekaligus di Ruang Rapat Senat Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Senin (22/2/2016)

Buku pertama Mayjend TNI Agus Surya Bakti berjudul Deradikalisasi Nusantara, dan buku kedua berjudul Deradikalisasi Dunia Maya.

Peluncuran buku ini oleh Ketua BKPT Sulsel Prof Arfin Hamid, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gatot Edy Pramono, Rektor UIM Dr Majdah Zein dan civitas akademika Unhas.

Rektor Unhas Prof Dwia Aristina Pulubuhu dalam sambutannya mengatakan, bahwa buku yang ditulis oleh Pangdam Agus SB bukan hanya sekedar teori, melainkan hasil pengalamannya selama terlibat dalam Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

Prof Dwia menjelaskan, buku yang ditulis Pangdam Agus SB menjelaskan penangkalan gerakan radikalisasi di Indonesia dengan pendekatan kultur dan pendekatan pertahanan keamanan.

“Itu dua garis besar yang tertuang dalam buku Pangdam Agus Surya Bakti. Dan buku ini bukan sekedar pemikiran melainkan pengalamannya selama terlibat di BNPT,” kata Prof Dwia, Senin (22/2/2016).

Menurut Dwia, gerakan radikalisasi sudah menjadi isu internasional yang harus dilawan. Apalagi, Indonesia adalah pasar jaringan radikalisasi di dunia.

“Dengan jumlah mahasiswa yang lebih kurang 5 juta orang, menjadi potensi besar untuk menumbuh suburkan gerakan radikalisasi di Indonesia,” kata Prof Dwia.

Oleh karena itu, Prof Dwia menegaskan bahwa penangkalan gerakan radikalisasi juga harus dimulai dari Kampus. Menjadikan kampus sebagai gerakan deradikalisasi diyakini dapat mendorong 5 juta mahasiswa untuk berperstasi untuk bangsa dan negara.

Pada kesempatan yang sama, Prof Dwia secara resmi melaunching kampus Unhas sebagai center gerakan deradikalisasi. Ia berjanji akan menggelorakan gerakan deradikalisasi di setiap pertemuan forum rektor, dengan harapan semua kampus dapat menerapkan gerakan deradikalisasi.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds