Kejar WTP 2016, Pejabat Malah Keluhkan Sistem Keuangan Pemkot Makassar

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sejumlah pejabat hingga kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan lambannya pencairan keuangan pada APBD 2016.

Keterlambatan pencairan anggaran ini salah satunya berimbas pada para petugas kebersihan yang sempat mandek pembayaran tunjangan opersionalnya.

“Seharusnya kegiatan kami sudah jalan awal Februari tapi anggaran lamban sehingga kami tidak bisa berbuat apa. Bahkan, kita pinjam dulu uang di tempat lain,”kata Kepala Dinas Pertamanan dan kebersihan Kota Makassar Azis Hasan.

Sekretaris Daerah Kota Makassar Ibrahim Saleh mengaku banyak pejabat yang mengeluhkan perihal sistem keuangan yang diterapkan tahun ini. Akibatnya, kegiatan SKPD yang membutuhkan anggaran terhambat hingga akhir bulan ini. Padahal, pemerintah pusat sudah mengimbau agar serapan anggaran dapat berjalan lebih efektif yang ditarget tahun 2016 ini.

Ibe sapaan Ibrahim Saleh mengaku sejak Januari setelah paripurna APBD 2016 hingga menjelang akhir Februari belum rampungnya sistem keuangan berbasis teknologi tinggi itu. Namun, pihaknya sudah mengantispasi agar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk tetap mencairkan anggaran melalui manual saja.

“Seharusnya sudah ada pencairan di bulan ini. Tapi, karena sistem ini mau diterapkan. Walaupun banyak kendala seperti faktor cuaca yang mengakibatkan proses sistem IT itu tertunda. Jadi, semua SKPD belum melaksnakan kegiatan karena anggaran belum cair. Kita upayakan secepatnya rampung agar akhir bulan ini bisa berproses anggarannya,”kata Ibe kepada pojoksulsel.com, Senin 922/2/2016).

Sementara itu, Pemkot Makassar menerapkan sistem baru dalam pengelolaan keuangan sebagai upaya untuk menargetkan tahun ini mendapatkan penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK).

“Insya Allah, kita kejar WTP tahun ini. Itu sebabnya kita perbaikan sistem keuangan secara keseluruhan dengan sistem online,”jelas Ibe.

(muh asrul/pojoksulsel)



loading...

Feeds