Ini Alasan Keluarga Korban Keracunan Tolak Autopsi

Paman almarhum, Syarifuddin. POJOKSULSEL/MUH FADLY

Paman almarhum, Syarifuddin. POJOKSULSEL/MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Muhammad Abi Sarwan (9) akhirnya meninggal di Picu Anak Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Wahidin Sidirohusodo, Senin (22/2/2016) pukul 13.00 Wita. Abi Sarwan meninggal diduga karena keracunan pada, Minggu (21/2/2016).

Paman almarhum, Syarifuddin mengaku pihak keluarga belum menerima diagnosa dokter RSUP Wahidin.

“Kami belum menerima laporan dari dokter terkait penyebab meninggalnya Abi,” kata Syarifuddin, Senin (22/2/2016).

Heriyanto (38) yang merupakan bapak almarhum masih dirawat di ICU Rumah Sakit Universitas Indonesia Timur (UIT) Jalan Abdul Kadir Makassar. Syarifuddin mengatakan, Heriyanto dirujuk ke RS UIT Makassar sejak tadi malam.

Syarifuddin mengaku progres kesehatan Heriyanto sudah semakin membaik. Meski demikian, ia masih harus menjalani proses perawatan intensif dari dokter.

“Ini saja ibunya Abi (Megawati) masih harus dirawat di RS. Tapi dia minta izin untuk melihat pemakaman anaknya Danis tadi jam 11.00 Wita pagi,” kata Syarifuddin.

Syarifuddin juga menjelaskan alasan penolakan autopsi jenazah Denis kemarin. Ia mengatakan, setelah dokter rumah sakit tidak menemukan gejala yang jelas dari hasil visum luar. Dokter meminta untuk melakukan autopsi, tapi pihak orang tua almarhum tidak mengizinkan.

“Kami juga tidak bisa memaksa. Kalau untuk kebutuhan penyelidikan, ya nanti kita akan pertimbangkan lagi,” pungkasnya.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds