Camat Biringkanaya Akui Banyak THM Prostitusi di Komleks Kima Square

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Camat Biringkanaya Andi Syahrum mengakui menjamurnya tempat hiburan malam (THM) jenis cafe yang diduga berkedok tempat prostitusi di wilayahnya. Selain itu, beberapa tempat massage (pijat) yang mulai marak di kawasan Kima Square Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dimana Kompleks Ruko KIMA Square, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 15, Kota Makassar dijadikan sebagai lokalisasi THM. Di kawasan itu, terdapat tiga cafe yang menyajikan minuman keras (miras) dan diduga kuat sebagai tempat porstitusi.

“Kami sudah melakukan pengawasan dan sering menegur pihak pengelola agar pekerja wanitanya jangan berkeliaran di luar tempat kerjanya. Tapi, kami tentu berharap ada tindakan tegas sehingga persoalan ini tidak dikeluhkan kepada masyarakat setempat,” kata Syahrum kepada pojoksulsel.com, Senin (22/2/2016).

Pemerintah kecamatan juga meminta pihak kepolisian agar turut melakukan pengawasan karena hal ini diantisipasi terjadi tindakan kriminal. Terkait izin pengoperasian THM jenis cafe maupun massage, dia meminta agar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar untuk mengawasi perihal izinnya.

BACA JUGA:

Kaus Turn Back Crime Booming dan Banyak KW, Kombes Krishna: Silakan

Astaga! Prostitusi Menjamur di Biringkanaya, Pemkot Makassar Tutup Mata?

“Jangan sampai izinnya hanya karaoke, tetapi tidak memiliki izin jual minuman keras. Jadi, tentu hal ini lintas instansi turun langsung ke lokasi. Kami dari kecamatan hanya sebatas menegur dan melakukan penertiban bersama Polsek Biringkanaya jika ada gangguan keamanan,” ujar Syahrum.

Beberapa tempat pijat plus-plus juga sudah mulai menjamur di Biringkanaya termasuk lokasi spa yang berada di depan salah satu hotel di Sudiang.

(muh asrul/pojoksulsel)



loading...

Feeds