Pasutri di Paccerakkang Nyambi Jadi Bandar Narkoba

Ilustrasi sabu-sabu

Ilustrasi sabu-sabu

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Direktorat Narkoba Polda Sulsel menangkap pasangan suami istri (pasutri) berinisial R dan Y yang diduga merupakan sindikat narkoba internasional jaringan Malaysia.

Pasutri ini diamankan di rumahnya di Perumahan Bukkamata, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya Makassar. Penangkapan ini dilakukan petugas kepolisian pada Kamis (18/2/2016) lalu, dan baru dirilis kepada wartawan pada Minggu (21/2/2016) hari ini.

Penangkapan keduanya berawal dari diamankannya seorang peternak ayam asal Desa Takkalalla Timur, Kec Patampanua, Kabupaten Pinrang. Dari tangannya diamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 10 gram.

Dari hasil pengembangan, dia mengakui kalau barang haram tersebut diperoleh dari pasutri yang beralamat di Paccerakkang, Makassar.

Polisi pun bergerak cepat ke Paccerakkang dan membekuk pasutri tersebut. Namun saat itu polisi tak mendapatkan barang bukti narkoba.

Namun dari dalam kamarnya, ditemukan paspor dan tiket Makassar-Malaysia. Kuat dugaan, keduanya akan berangkat ke Malaysia untuk membeli sabu-sabu.

“Dia mengakui menyuplai narkoba di Pinrang. Sedianya dia akan berangkat ke Malaysia pada 20 Februari kemarin untuk membeli sabu-sabu 2 Kg, tapi keburu ditangkap oleh petugas. Dia juga mengaku sudah mentransfer uang tunai kepada seseorang di Malaysia,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds